BALIKPAPAN, NOMORSATUKALTIM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kalimantan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Desember hingga Januari disebut sebagai puncak musim hujan di wilayah Balikpapan dan sekitarnya.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I SAMS Sepinggan Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto, menjelaskan secara klimatologis wilayah Kalimantan Timur memang memasuki periode puncak musim hujan pada akhir tahun hingga awal tahun berikutnya.
"Kalau kita lihat secara klimatologis, Desember dan Januari merupakan puncak musim hujan untuk Balikpapan dan Kalimantan Timur. Ini tentu menjadi kondisi yang perlu diwaspadai," ujar Kukuh saat diwawancara, pada Sabtu (27/12/2025).
BACA JUGA: UPTD Dermaga Sidayang Tanjung Batu Siagakan 30 Speedboat Selama Libur Nataru
Ia mengatakan, potensi hujan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan dengan intensitas bervariasi, mulai dari sedang hingga lebat, di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.
"Untuk minggu ini sampai beberapa minggu ke depan, masih terdapat potensi hujan yang sifatnya sedang hingga lebat di berbagai wilayah," tuturnya.
Wilayah yang diperkirakan terdampak hujan tersebut antara lain Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Berau, Penajam Paser Utara, hingga Kota Balikpapan.
BMKG mencatat hujan dapat terjadi secara merata, terutama pada siang hingga malam hari.
BACA JUGA: Momen Libur Nataru, Aktivitas Penumpang Bus Damri di Berau Mengalami Peningkatan
Kukuh menjelaskan, berdasarkan klasifikasi BMKG, hujan dengan kategori sedang memiliki curah hujan bulanan hingga sekitar 300 milimeter.
Sementara secara harian, hujan sedang berada pada kisaran 30 hingga 50 milimeter per hari.
"Kalau curah hujan harian di atas 50 milimeter, itu sudah masuk kategori hujan lebat," jelasnya dihadapan Nomorsatukaltim.disway.
Ia juga menegaskan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi selama periode Nataru, sehingga masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas, terutama di luar ruangan dan perjalanan jarak jauh.
BACA JUGA: Hadapi Lonjakan Aktivitas Nataru, Polres Kutim Lakukan Patroli Kesehatan di Pos Pelayanan