Bambang menbeberkan bahwa seluruh perubahan ini tidak boleh dianggap isu jangka panjang semata, melainkan agenda yang harus dikejar sejak sekarang.
"Paris Agreement itu bukan wacana. Batu bara akan turun. Industri B40 sedang tumbuh. Kita punya enam refinery, tapi itu tidak cukup kalau tidak didukung bahan baku dan roadmap energi yang jelas," pungkasnya.