Tim PHM dan BPBD Balikpapan memeriksa sumber yang mengeluarkan air bercampur gas. (Andrie/Disway) -- Balikpapan, Diswaykaltim - Warga kawasan RT 38 Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan Rabu (4/3) malam dihebohkan keluarnya air bercampur aroma gas di sumur bor milik warga bernama Marten. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan untuk segera memeriksa kandungan tersebut, agar warga tidak resah. Sekitar pukul 20.15 Wita, petugas BPBD bersama Pertamina Hulu Mahakam (PHM) langsung mengecek kandungan air bercampur gas yang menyembur dengan ketinggian mencapai 2 meter itu. Kepala UPTD BPBD Wilayah Balikpapan Selatan Sunarman mengatakan, usai diperiksa pada Rabu malam, BPBD bersama PHM membuat pembatas dengan radius 15 meter agar tidak ada titik api. Pasalnya kandungan gas yang keluar dari hasil pemeriksaan berada di atas normal. "Semalam saat dicek BPBD dan PHM, angka-angkanya di atas normal. Seperti H2S 5,0 ppm, LEL 38, dan 50 persen. Serta O2 20,9 (19 persen-23,5 persen)," ujarnya, Kamis (5/3). Meski angka-angka tersebut pada Rabu malam berada di atas normal, namun semburan yang keluar berangsur berkurang. Hingga Kamis pagi semburan tersebut sudah tidak keluar lagi. Bahkan saat BPBD dan PHM mengecek lagi di sekitar lubang sumber, hasil yang didapat sudah dalam kondisi normal. "Pagi ini (kemarin, red) BPBD dan PHM sudah memeriksa lagi. Hasilnya kandungan gas sudah tidak ada," jelasnya. Meski demikian, ia tetap mengimbau kepada pemilik rumah dan warga sekitar untuk tidak membuat sumber api dengan jarak maksimal hingga 10 meter dari lubang tersebut. "Dari PHM menjelaskan sementara waktu radius 15 meter bisa dikurangi. Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, kami buat berkurang cukup sampai 10 meter saja," tambahnya. Pantauan media ini, saat mengikuti pemeriksaan yang dilakukan oleh BPBD dan PHM, Kamis (5/3) pagi, aroma gas sudah tidak tercium lagi. Bahkan air bercampur lumpur sudah tidak tampak. Tim dari PHM Asep Dedi mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan sebanyak dua kali pada Kamis, didapatkan semuanya kembali normal. Bau gas itu terjadi karena tukang sumur bor melubangi terlalu dalam sehingga mengenai lapisan gas di tanah. "Semua sudah berada di angka CH4-10 persen, O2-20 persen dan H2S-0 PPM," jelasnya. Meski demikian, Asep meminta kepada pemilik rumah atau warga sekitar untuk segera melaporkan kembali jika aroma gas kembali muncul disertai air bercampur lumpur. Informasi yang dihimpun media ini, sumber ini sudah ada sejak setahun lalu. Namun pemilik rumah takut melaporkan. "Warga silakan beraktivitas seperti biasa. Sebaiknya lubang ini ditimbun saja," ujar Asep. (bom/hdd)
Sumur Warga di Balikpapan Menyembur Air Berbau Gas
Kamis 05-03-2020,22:24 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,22:25 WIB
Mancherster City Lolos Semifinal Piala FA Usai Kalahkan Liverpool 4-0, Haaland Cetak Hattrick
Sabtu 04-04-2026,13:58 WIB
Kukar Siap Gelar MTQH ke-46 Kaltim 2026, Sediakan 13 Lokasi Strategis di Tenggarong
Sabtu 04-04-2026,14:54 WIB
Sawit Dituding Jadi Penyebab Air Bawah Tanah Menipis
Sabtu 04-04-2026,18:30 WIB
Jet Tempur F-15E dan A-10 Ditembak Jatuh oleh Iran, AS Rugi hingga Rp4 Triliun
Sabtu 04-04-2026,16:59 WIB
Permintaan Benih Sawit Melonjak hingga Kaltara
Terkini
Minggu 05-04-2026,12:39 WIB
Hadapi Ancaman Krisis Guru, Pemkot Bontang akan Buka Rekrutmen Tenaga Pendidik Besar-besaran
Minggu 05-04-2026,12:01 WIB
Kejari Bantu Tagih Pajak Restoran di Balikpapan, Tunggakan Tembus Rp 3 Miliar
Minggu 05-04-2026,11:36 WIB
Beruang Madu Muncul di Desa Marah Haloq, BKSDA Kaltim Pasang Kandang Jebak
Minggu 05-04-2026,11:02 WIB
Update Perang Iran-AS & Israel; Teheran Tolak Ultimatum Trump, Radiasi Ancam Negara-Negara Teluk
Minggu 05-04-2026,10:04 WIB