Karangan bunga di rumah duka dua jamaah asal Samarinda yang meninggal saat hendak hadiri Haul Guru Sekumpul. (Arman/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Masih ingat dengan kecelakaan yang menimpa satu keluarga asal Samarinda saat berkendara menuju Haul Guru Sekumpul? Hal itu msih membekas di benak keluarga korban. Insiden maut itu terjadi di Desa Tumbang Nusa km 75, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupeten Pulang Pisau, Kalteng. Persisnya, Sabtu, 29 Februari lalu sekira pukul 16.00 Wita. Mobil Daihatsu Sigra putih bernomor polisi B 2537 SZC membawa empat orang alami kecelakaan. Keempatnya merupakan warga Jalan Damanhuri RT 27, Gang 5 Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Lempake. Disway Kaltim sempat mendatangi rumah duka pada Minggu (01/03/2020) pagi lalu. Di Jalan Damanhuri RT 27 Gang 5. Dua buah karangan bunga dengan ucapan turut berduka menghiasi. Saat itu Disway Kaltim mendatangi Nor Fatwaliani (39) anak kedua dari korban meninggal, Nor Iriana (51). Dia tak kuasa menahan tangis. Dengan nada terbata-bata, dia menceritakan kronologi kejadian. Saat itu mengetahui kabar kecelakaan melalui media sosial. Dia bergegas menghubungi ibunya. Nor sempat memanggil ibunya. "Bu, ibu kenapa, ada kabar apa?" Belum sempat terjawab, seseorang yang bukan suara ibunya menjawab. Itu adalah polisi. Mengabarkan keempat keluarganya alami kecelakan "Bu, keluarga ibu alami kecelakaan tunggal, ibu bisa kesini, sekarang bu," katanya menirukan. Dia pun yakin mobil itu milik keluarganya. Dimana yang mengemudi adalah Arif Fahmi (41)kakak tertua, adik bungsu Ahyana Aulia (27) dan keponakannya Ratu Balqis (9 bulan). "Saya bingung, ngapain ada di sana (Kalteng)," kata Fatwaliani. Nahas, sang ibu dan cucu lebih dulu menghadap Sang Khalik. Adapun Arif Fahmi (41) dan Ahyana Aulia (27) mendapat penanganan medis serius. Informasi yang dia terima, rombongan disebut tersesat menuju haul guru sekumpul. Dia buru-buru mengklarifikasi. "Kalau tersesat itu tidak benar. Memang benar, mobil yang dikemudikan kakak saya hendak berkunjung ke Martapura mengikuti Haul Guru Sekumpul. Mereka sempat ngabarin kabarin keluarga saat setelah berada di Kalteng menuju kembali ke Martapura, di Kalsel," terang Nor Fatwaliani. Kedua korban saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr Doris Sylvanus, Palangkaraya. Sebagai informasi, tercatat selama perayaan Haul Guru Sekumpul, Kalsel, tiga warga Samarinda meninggal dalam perjalanan. Semuanya karena kecelakaan. Diantaranya saat sebelumnya kejadian maut menimpa seorang wanita paru bayah saat ingin mendatangi rombongan haul. Belum sempat meninggalkan Samarinda, kejadian nahas merenggut nyawa Hairiah (65) yang terlindas salah satu Bus pengantar rombongan di Komplek Gor Madya Sempaja, Samarinda, Jalan Wahid Hasyim I Rabu, (26/02/2020) lalu. (ar/boy).
“Bu, Ibu Kenapa, Ada Kabar Apa”
Kamis 05-03-2020,01:23 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 09-06-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 9 Juni 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Dini!
Selasa 09-06-2026,08:32 WIB
Sempat Tetapkan Tersangka, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Kubar Kini Dihentikan
Senin 08-06-2026,22:45 WIB
DPRD Balikpapan Buka Wacana Bentuk Satgas Pengawasan Solar Usai Sidak SPBU
Selasa 09-06-2026,10:00 WIB
Produksi Daging Kaltim Rendah, Hetifah Sebut Kuncinya di SDM Bukan Cuma Jumlah Ternak
Selasa 09-06-2026,11:10 WIB
Wali Kota Samarinda dan Bupati Berau Masuk Daftar Pemenang Disway Top Regional Leader Awards 2026
Terkini
Selasa 09-06-2026,21:46 WIB
Desain Besar Penataan Daerah Dikebut, Bima Arya: Otonomi Daerah Hadapi Tantangan Kompleks
Selasa 09-06-2026,21:10 WIB
Jamaah Haji Kaltim yang Wafat di Tanah Suci Total 6 Orang, 2 Kloter Sudah Kembali ke Tanah Air
Selasa 09-06-2026,20:40 WIB
Lahan Berubah Fungsi Jadi Kebun dan Tambang, Masyarakat Kedang Ipil Kukar Usul Penetapan Hutan Adat
Selasa 09-06-2026,20:10 WIB
Pemkot Samarinda Batasi Pasar Murah Agar Tak Ganggu Aktivitas Perdagangan Lokal
Selasa 09-06-2026,19:40 WIB