GUBERNUR Dr H Irianto Lambrie didampingi Rektor UBT Prof. Adri Patton dan Ketua DPRD Kaltara Norhayati Andris menyerahkan dokumen usulan tambahan prodi kepada Plt Dirjen Dikti Nizam.(HUMAS PEMPROV KALTARA) JAKARTA, DISWAY – Setelah mengusulkan Program Studi (Prodi) S-1 Keperawatan pada tahun lalu, dan telah terealisasi, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kembali mengusulkan penambahan prodi di Universitas Borneo Tarakan (UBT). Kali ini, yang diusulkan Prodi S-1 Kebidanan di UBT. Usulan disampaikan Gubernur saat melakukan audensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nizam, Selasa (25/2). Gubernur mengungkapkan, usulan penambahan program studi ini merupakan kebutuhan masyarakat Kaltara. “Jika usulan ini disetujui, ini akan memangkas biaya studi bagi anak-anak Kaltara yang ingin melanjutkan studi S-1 Kebidanan maupun profesi. Selama ini, anak-anak dari Kaltara harus ke luar daerah, karena belum ada di Kaltara,” ujarnya. Sebagai bentuk keseriusan, UBT sendiri telah menyiapkan sarana prasarana infrastrukturnya, termasuk sumber daya manusianya sebagai upaya pemenuhan syarat dibukanya prodi tersebut. “Aspek persyaratan itu sudah dipenuhi semua sesuai dengan rekomendasi dan evaluator dari Kemendikbud RI,” ujar Gubernur. Sementara itu, Rektor UBT Prof. Adri Patton mengungkapkan, masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan menempuh prodi S-1 Keperawatan dan Kebidanan, serta S-1 Akuntansi, tidak harus lagi jauh-jauh ke luar Kaltara. “Alhamdulillah, hari ini kami dikawal langsung oleh Gubenur, guna memastikan kembali usulan yang pernah kita sampaikan beberapa waktu lalu,” ujarnya. Menurutnya, ini adalah bentuk keseriusan pemerintah untuk memerhatikan sumber daya manusia yang ada di Kaltara. Karena saat ini, UBT tidak hanya lagi diisi anak-anak dari Kaltara, tetapi lulusan SMA dari luar Kaltara juga tertarik untuk belajar di UBT. “Saya berterima kasih kepada Gubernur Kaltara yang telah banyak mendukung dan membawa kami sampai ke menteri. Respons beliau terhadap pengembangan dunia pendidikan sangat baik,” ujar Adri Patton. Adanya dua prodi tersebut, menurut Adri, mengikuti tuntutan masyarakat Kaltara. Program S-1 Keperawatan dan Kebidanan, misalnya, memang berdasarkan keinginan para direktur rumah sakit di Kaltara. Hal itu dikarenakan, salah satu syarat rumah sakit untuk bisa meningkatkan akreditasi adalah SDM-nya harus S-1. Sementara, informasi yang diperolehnya sekitar 85 persen perawat dan bidan yang bertugas di rumah sakit se-Kaltara lulusan D-3 Keperawatan dan Kebidanan. “Maka dari itu kalau rumah sakit menyekolahkan bidan dan perawat mereka ke luar atau ke Unmul Samarinda, pastilah tugas belajar. Paling banyak 1 tahun 3 orang,” ungkapnya. Begitu juga dengan Prodi Akuntansi. Sebenarnya, kata dia, Prodi Akuntansi mendapat moratorium. Namun, Kaltara membutuhkan lulusan akuntan. Hal itu juga didukung oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) Kaltara, agar UBT harus membuka Prodi Akuntansi. HUMAS
Gubernur Usulkan Prodi S-1 Kebidanan
Rabu 26-02-2020,10:29 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,18:30 WIB
Akses Tol IKN Disetujui dengan Syarat, Kontingen Porprov Kaltim Bisa Melintas 5–28 November
Rabu 04-11-2026,06:01 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 4 November 2026, Cek di Sini!
Selasa 03-11-2026,21:11 WIB
3 Orang Jadi Tersangka Kasus Batu Bara Varia Niaga, Wali Kota Samarinda Andi Harun Tunggu Proses Hukum
Selasa 03-11-2026,20:45 WIB
Listyo Sigit Jadi Tersangka Bersama 2 Jenderal, Diduga Melakukan Penyadapan Terhadap Presiden
Selasa 03-11-2026,20:23 WIB
Pemeriksaan Pintu Masuk Mako Brimob Depok Makin Diperketat Usai Isu Penangkapan Jenderal LSP
Terkini
Rabu 04-11-2026,16:37 WIB
DPMK Mahulu Minta Semua Kampung Percepat Pengajuan Anggaran
Rabu 04-11-2026,16:13 WIB
Tagih Janji Pakta Integritas, GERAM Kembali Geruduk Kantor Gubernur Kaltim
Rabu 04-11-2026,15:47 WIB
Bupati Paser Laporkan Kesiapan Porprov ke Gubernur Kaltim, 8.709 Atlet Lolos Verifikasi
Rabu 04-11-2026,15:06 WIB
Inflasi Kaltim Oktober 2026 Melandai, Harga Pangan Juga Ikut Turun
Rabu 04-11-2026,14:46 WIB