Bankaltimtara

Jangan Jalan Sendiri! Forum TJSL Kukar Minta CSR Perusahaan Selaras dengan Program Pemda

Jangan Jalan Sendiri! Forum TJSL Kukar Minta CSR Perusahaan Selaras dengan Program Pemda

Ketua Forum TJSL Kukar, Agung Hasanuddin mendorong perusahaan berkolaborasi dengan pemda dalam penyaluran CSR.-(Disway Kaltim/ Rahmat Pratama)-

KUTAI KARTANEGARA, NOMORSATUKALTIM — Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong perusahaan di daerah setempat agar memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Ketua Forum TJSL Kukar, Agung Hasanuddin, mengatakan kolaborasi tersebut penting agar program CSR perusahaan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung program prioritas pemerintah daerah.

"Jadi kita tidak mengasih dana, tetapi sifatnya program apa yang perlu kita intervensi bersama," ucap Agung, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, forum TJSL dibentuk sebagai wadah komunikasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah untuk menyinergikan program sosial perusahaan dengan kebutuhan pembangunan di Kukar.

BACA JUGA: Pemkab PPU Dorong Dana TJSL Perusahaan Beralih ke Program Pemberdayaan Berdampak

BACA JUGA: TJSL BRI Peduli, Serahkan Bantuan untuk Masjid KH Ahmad Qori Nuri

Dalam mekanisme tersebut, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menyampaikan program prioritas yang membutuhkan dukungan. Program yang dipilih kemudian disesuaikan dengan kemampuan dan bidang kontribusi perusahaan.

Agung menilai ketersediaan data dari pemerintah menjadi salah satu faktor penting agar program CSR benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

"Program Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RBPK), salah satunya berupa bedah rumah bagi warga miskin,"jelasnya.

Menurutnya, perusahaan tidak selalu memiliki data yang memadai untuk menentukan penerima manfaat. Karena itu, data pemerintah diperlukan agar bantuan tidak salah sasaran.

BACA JUGA: CSR di Kukar Anjlok 70 Persen, Apindo Sebut Akibat Efisiensi Anggaran

BACA JUGA: Pemkab Kutim Akan Panggil Perusahaan Swasta, Selaraskan CSR dengan Program Daerah

"Kalau perusahaan kan tidak punya data. Datanya itu ada di pemerintah. Jadi kita sama-sama, saya minta datanya. Pada saat kita punya data, enak, oh ini boleh saya ambil," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia mengatakan sinergi tersebut juga dapat diarahkan agar perusahaan memprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasionalnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait