Massa aksi mengenakkan ikat kepala kuning berbaju kaos putih memenuhi halaman depan Lapas Kelas II A Samarinda Jalan Sudirman, Jumat (21/2/2020). (Arman/Disway Kaltim) Samarinda,DiswayKaltim.com - Drama dugaan penyiksaan Ahmad Syukur (35) di dalam Lapas berlanjut. Sejumlah ormas daerah yang bergabung dalam Remaong Koetai Berjaya meminta kematian Syukur diusut tuntas. Aksi berlangsung di depan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Samarinda Jalan Sudirman Jumat, (21/02/2020) pukul 14.00 Wita. Puluhan orang berkumpul menggunakan pengikat kepala berwarna kuning. Berkaos putih. Mereka memenuhi halaman depan Lapas sambil membawa beberapa spanduk yang menampakkan foto mendiang Ahmad Sukur semasa hidup. Massa juga berorasi di atas pick up secara bergantian. Dalam orasinya massa meminta jabatan pimpinan Lapas Kelas II A Samarinda dicopot karena dianggap bertanggungjawab. "Ungkap keadilan terhadap sanak saudara kami Ahmad Sukur, copot jabatan kepala Lapas sekarang," teriak salah satu peserta aksi. Pihak kepolisian turut melakukan penjagaan ketat. Tampak juga petugas Lapas berdiri melakukan penjagaan ketat di depan pintu masuk Lapas Kelas II A Samarinda. Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi masih melangsungkan aksinya. (ar/boy)
Lapas Kelas IIa Samarinda Didatangi Ormas Daerah, Kenapa Ya?
Jumat 21-02-2020,16:14 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 29 Juli 2026, BMKG Keluarkan Peringatan Dini!
Rabu 29-07-2026,09:00 WIB
Indonesia dan Hong Kong Bersiap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Rabu 29-07-2026,07:01 WIB
DPRD Kaltim Agendakan Kembali Pembahasan Hak Angket awal Agustus 2026
Rabu 29-07-2026,08:01 WIB
Gempa M 7,1 Guncang Jepang: Mal Ambruk di Kumamoto, Puluhan Orang Terjebak
Rabu 29-07-2026,12:50 WIB
Belajar dari Selat Malaka, Oman Sampaikan Proposal ke Iran untuk Mengelola Bersama Selat Hormuz
Terkini
Rabu 29-07-2026,21:06 WIB
Pemkab Mahulu Mulai Genjot Pembangunan Sektor Pariwisata, Salah Satunya Kawasan Batoq Tenevang
Rabu 29-07-2026,19:02 WIB
Wawali Balikpapan: Petani Di Sini Berpeluang 3 Kali Panen Setahun
Rabu 29-07-2026,18:31 WIB
Kejari Berau Lelang Dua Aset Hasil Kasus Korupsi, Berupa Tanah Serta Ruko di Kompleks Pasar SAD
Rabu 29-07-2026,18:00 WIB
Batik Mosho Terus Berkembang, PT Berau Coal Konsisten Beri Pendampingan Berkelanjutan untuk UMKM
Rabu 29-07-2026,17:52 WIB