BACA JUGA:Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Air India Menjadi 247 Orang
BACA JUGA:Demonstran vs Garda Nasional, Los Angeles Mirip Arena Perang
Lebih jauh, Israel sudah dengan jelas menolak segala bentuk hasil negosiasi kecuali penghancuran total fasilitas nuklir Iran. Syarat ini diyakini hampir mustahil diterima oleh Teheran.
Bagi elite penguasa Iran, kelangsungan kekuasaan selalu menjadi prioritas utama. Pada hari Senin (23/6/2025), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dijadwalkan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow.
Kremlin sendiri memiliki kemitraan strategis dengan Iran, namun juga di sisi lain memiliki hubungan khusus dengan Israel.
Karena itu, Presiden Rusia Vladimir Putin bersedia menjadi mediator konflik Israel-Iran tersebut.