BACA JUGA:Transisi dari Beasiswa Kaltim Tuntas ke GratisPol, Nominal Penerima Dipangkas
“Karena kalau misalnya, contoh misalnya ada satu desa, kota kecamatan, SMA-nya hanya di kota kecamatan."
"Kalau dia mondar-mandir antara desa dan kota kecamatan, maka jauh lebih besar kegiatan transportasi yang dikeluarkan, dibandingkan dengan misalnya biaya hariannya,” tegas Darlis.
Sehingga ia mendorong pemerintahmembuat sekolah terbuka atau non formal, agar mengakomodasi para pelajar yang ingin mengemban ilmu tapi terhalang jarak.