GUBERNUR Kaltara Dr H Irianto Lambrie secara simbolis menyerahkan intensif pendamping PKH Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (18/2).(HUMAS PEMPROV KALTARA) TARAKAN, DISWAY – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengajak para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bekerja dengan maksimal sesuai mekanisme atau ketentuan yang sudah ditetapkan. “Yang terpenting lagi adalah bekerja dengan ikhlas. Kerja saudara-saudara semua merupakan pekerjaan yang mulia. Mengurusi warga miskin insya Allah akan memberikan pahala,” ujar Gubernur saat membuka bimbingan pemantapan sumber daya manusia (SDM) PKH Kaltara di Kayan Ballroom Hotel Tarakan Plaza, Selasa (18/2). Kegiatan itu diikuti oleh sebanyak 80 pelaksana PKH se-Kaltara, dengan narasumber dari Kementerian Sosial. “Kenapa perlu ada bimbingan? Ini penting untuk meningkatkan kualitas SDM bagi pelaksana PKH, agar dalam realisasi PKH bisa tepat sasaran dan berhasil membimbing para penerima manfaat untuk keluar dari garis kemiskinan,” kata Irianto. PKH, kata Gubernur, merupakan salah satu program pemerintah sebagai upaya pengentasan kemiskinan. Diungkapkan, angka kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi. Data statistik terakhir, angka kemiskinan secara nasional mencapai sekitar 9,5 persen. Atau ada 20 jutaan warga Indonesia dari kurang lebih 270 juta penduduk Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. “Di Kaltara, alhamdulillah angka kemiskinan sudah turun banyak. Dibandingkan pada awal berdiri Provinsi Kaltara (2013), angka kemiskinan kita mencapai hampir 10 persen. Sekarang, sesuai data BPS menunjukkan angka kemiskinan di Kaltara 6,4 persen atau sekira 48 ribuan jiwa,” kata Irianto. Angka kemiskinan di Kaltara, menurutnya, berhasil diturunkan dengan berbagai program yang sudah dilaksanakan. Seperti bantuan insentif guru, rehab rumah, penataan lingkungan kumuh, bantuan kesehatan dan beberapa lainnya. Termasuk program bantuan dari pemerintah pusat yang salah satunya PKH. “Membantu orang miskin adalah sebagai kewajiban bagi semua orang. Terutama bagi pemimpin. Sehingga, menjadi salah satu indikator keberhasilan seorang pemimpin adalah yang berhasil mengurangi angka kemiskinan,” kata Irianto. Bersamaan dengan acara tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan mobil dari Kementerian Sosial untuk operasional PKH di Kaltara. Juga menyerahkan dana pendukung PKH sebesar 5 persen dari APBD atau senilai Rp 2,3 miliar, serta insentif untuk para pendamping PKH. “Dana insentif ini diberikan untuk memotivasi agar para pendamping PKH bisa bekerja lebih maksimal lagi dalam membantu warga miskin di Kaltara,” ujarnya. (humas)
Beri Motivasi, Gubernur Serahkan Insentif Pendamping PKH
Rabu 19-02-2020,10:17 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-02-2026,14:41 WIB
Kecelakaan Maut di Jalan Juanda Samarinda, Satu Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki
Selasa 17-02-2026,14:12 WIB
Cuaca Diprediksi Mendung, Sore Ini Rukyatul Hilal Awal Ramadan Dilaksanakan di Balikpapan Islamic Center
Selasa 17-02-2026,15:41 WIB
Persiapan Jelang Ramadan, Pemkab PPU Siapkan Operasi Pasar dan Jamin Stok Pangan Aman
Selasa 17-02-2026,16:07 WIB
Pemkab Paser Larang Aktivitas THM dan Batasi Jam Operasional Kafe Selama Ramadan
Selasa 17-02-2026,14:03 WIB
Harga Cabai di Pasar Induk Penyembolum Naik Jelang Ramadan
Terkini
Rabu 18-02-2026,11:58 WIB
Pria Asal Madura Ditemukan Tewas di Rumah Kos Samarinda, Ada Luka di Tangan, Pipi Memar
Rabu 18-02-2026,11:00 WIB
Kumpulan 50 Ucapan Maaf Sebelum Ramadan 2026, Penuh Makna dan Doa
Rabu 18-02-2026,10:33 WIB
BI Ubah Strategi Pembinaan UMKM, Kini Berbasis Kurasi Kualitas dan Kesiapan Pasar
Rabu 18-02-2026,10:00 WIB
Aturan Baru AFC Bikin Timnas Indonesia Gagal ke Asian Games 2026
Rabu 18-02-2026,09:30 WIB