Kaltim Terancam Gagal Target Swasembada Pangan karena Banjir

Kamis 15-05-2025,10:09 WIB
Reporter : Hariadi
Editor : Hariadi

Petani di wilayah ini biasanya dapat menanam dan memanen 2 hingga 3 kali dalam setahun. 

BACA JUGA: Sungai Riko Meluap, Banjir Rendam 1 Desa di PPU, 457 Jiwa Terdampak

BACA JUGA: Hujan Deras, Sejumlah Desa di Kutim Tergenang Banjir

Namun dalam 2 musim tanam terakhir, banjir selalu datang menjelang panen, membuat kerugian semakin besar. 

Salah satu ketua kelompok tani bahkan harus merelakan modal hingga Rp7 juta lenyap akibat lahan kurang dari dua hektare yang tak bisa dipanen.

Di tengah ancaman ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov) berupaya mengambil langkah percepatan untuk meminimalisasi dampak berkepanjangan terhadap ketahanan pangan daerah. 

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, mengatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dampak banjir dan menyiapkan bantuan langsung berupa benih padi.

BACA JUGA: Kapal Penyeberangan Hanyut Saat Banjir, Anak-anak Muara Lesan Kesulitan Pergi Sekolah

BACA JUGA: Kawasan Beller Lokasi Terparah Banjir di Balikpapan

"Upaya ini diambil dengan harapan kondisi cuaca mendukung pada bulan Juni mendatang, sehingga target produksi padi di wilayah tersebut tidak terganggu signifikan," kata Yana, Kamis (15/5/2025).

Menurut Yana, saat ini merupakan periode penting dalam siklus tanam padi di Kalimantan Timur, khususnya antara Mei hingga Juni. 

Pihaknya mengaku terus memantau perkembangan di lapangan melalui petugas yang memperbarui data secara harian.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan melalui petugas yang melakukan pembaruan data setiap hari," jelasnya.

BACA JUGA: Banjir Rendam Sejumlah Kampung di Berau, Dua Orang Meninggal Dunia

BACA JUGA: Jadi Langganan Banjir, Gedung Perpustakaan Kaltim Diusulkan Dipindah

Dengan kondisi yang masih belum pasti, keberhasilan program swasembada pangan Kaltim kini sangat bergantung pada kecepatan pemulihan pasca-banjir dan dukungan konkret terhadap petani terdampak. 

Kategori :