Ali juga mengusulkan agar kebutuhan BBM untuk operasional kapal-kapal TNI AL dikelola langsung oleh Kementerian Pertahanan secara terpusat.
BACA JUGA: Jangan Buru-buru Divonis 'Nakal'! Perilaku Negatif Anak Bisa Dipicu Masalah Pencernaan
BACA JUGA: Pemprov Kaltim Siapkan Rp28 M untuk Bangun Jalan Penghubung Mahulu–Malinau
Menurutnya, TNI AL memiliki kebutuhan BBM yang sangat besar, mengingat kapal-kapal milik TNI AL harus tetap menyalakan mesin meski dalam kondisi sandar.
"Memang yang menggunakan bahan bakar terbesar pasti Angkatan Laut, karena kapal kita ini, walaupun diam saja tidak bergerak, tapi dieselnya tetap hidup," ujarnya.
KSAL menjelaskan bahwa mesin kapal, termasuk sistem pendingin udara (AC), harus tetap beroperasi demi menjaga peralatan elektronik di dalam kapal agar tidak rusak.
“Karena kalo AC dimatikan, peralatan elektronik akan rusak di dalamnya,” jelas Ali.