Meski angka kecelakaan menurun, namun jumlah pelanggaran lalu lintas justru meningkat setahu terakhir. (Dian Adi/Disway Kaltim) Samarinda, DiswayKaltim.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda merilis angka kecelakaan di Kota Tepian. Tercatat, angka kecelakaan pada 2019 cenderung menurun dibandingkan 2018. Pada 2018 angka kecelakan berjumlah 143 kejadian. Turun menjadi 109 pada 2019. Sedangkan trend angka pelanggar lalu lintas justru meningkat. Dari 18.565 pada 2018 naik menjadi 21.181 pada 2019. “Kecelakaan itu kan pasti dimulai pelanggaran, pelanggaran itu bisa berakibat kemacetan, kesembrawutan, ketidaktertiban ada juga pelanggaran yang menyebabkan kecelakaan,” terang Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Lantas Polresta Samarinda Noordhianto, Kamis (6/2/2020). Satlantas sendiri mencoba menekan angka kecelakaan dengan melakukan penindakan semaksimal mungkin. Noordhianto menuturkan jika peringatan dan sosalisasi sering dilakukan, hal ini akan membekas pada masyarakat. Masyarakat menjadi berfikir dua kali melakukan pelanggaran. Adapun meningkatknya trend pelanggar lalu lintas terjadi karena beragam hal. Seperti kurangnya kesadaran masyarakat mematuhi rambu-rambu dan aturan saat berkendara. Hal itu juga berkaitan dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kendaraan. Termasuk aktifitas masyarakat yang berlalulalang menggunakan kendaraan. "Sebenarnya attitude (sikap) masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas,"singgungnya. Selain itu, Noordhianto juga menyinggung terkait dengan kemajuan teknologi. Salah satunya pengguna jasa taksi atau pun ojek online. Akibatnya volume kendaraan yang melintas juga meningkat. Potensi pelanggaran pun terbuka lebar. Satlantas sendiri tidak berdiam diri begitu saja. Satlantas juga mengharapkan peran serta masyarakat, rumah sakit dan pihak terkait lainnya. Yakni sama-sama mengimbau pentingnya menjaga keselamtan berlalulintas. "Itu salah satu upaya kami menekan angka kecelakan lalu lintas dan fatalitas korban lakalantas, yang tadi jumlah korban lakalantas 2018 korban meninggal sekian, pada 2019 bisa kita tekan angkanya," harap Noordhianto. Ia juga menambahkan upaya lain Satlantas. Diantaranya melakukan sinergi dan pemahaman berlalulintas terhadap masyarakat. "Kami setiap Senin pagi menjadi pembina upacara ke sekolah-sekolah, kita gilir para perwira ke sekolah-sekolah, kemudian di saat-saat tertentu melakukan safety reading, dan driving, termasuk police go to school, kemudian melakukan kegiatan masyarakat terorganisir, supir truck, supir angkot, driver ojek," bebernya. Upaya lain adalah dengan melakukan pemasangan spanduk, pembagian brosur melalui media elektronik, televisi termasuk media cetak. Disinggung penjagaan lalu lintas di Gunung Manggah, ia dengan tegas mengatakan sudah melaksanakan penjagaan. "Kita sudah turunkan personel. Personel yang kita siapkan untuk menjaga di sana pagi sampai sore itu 4 sampai 5 personel," tutupnya. (ar/boy)
Kecelakaan Menurun, Pelanggaran Meningkat
Jumat 07-02-2020,17:36 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,09:07 WIB
Ribuan Jamaah Padati Masjid Ash Shabirin Samarinda, Salat Idulfitri kembali Digelar Usai Renovasi
Sabtu 21-03-2026,12:35 WIB
Tips Agar Tetap Sehat Usai Sebulan Puasa, Atur Kembali Pola Makan dan Olahraga Rutin
Sabtu 21-03-2026,10:19 WIB
Ketegangan Semakin Meningkat, Iran Ancam Serang Destinasi Wisata Dunia
Sabtu 21-03-2026,13:41 WIB
24 Pemain Timnas Indonesia untuk Ajang FIFA Series 2026 Diumumkan, Elkan Baggott Kembali
Sabtu 21-03-2026,16:45 WIB
Pemkot Samarinda Imbau Warga Tahan Sampah Hingga H+3 Lebaran, Antisipasi Lonjakan di Zona Merah TPS
Terkini
Sabtu 21-03-2026,21:43 WIB
Ini Cerita Lebaran Pertama Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan
Sabtu 21-03-2026,20:30 WIB
Arus Mudik lewat Jalur Sungai di Kukar Turun 25 Persen, Dampak Insiden Kapal
Sabtu 21-03-2026,20:01 WIB
Sebanyak 5.000 Orang Hadiri Open House di Istana Merdeka, Ini Pesan Presiden Prabowo...
Sabtu 21-03-2026,19:38 WIB