Ketua Forum Solidaritas Honorer Kaltim Wahyudin. (istimewa) Samarinda, DiswayKaltim.com - Wacana penghapusan status tenaga honorer mendapat respon positif. Salah satunya Ketua Forum Solidaritas Honorer Kaltim Wahyudin. Justru hal itu dianggap memberikan kepastian kepada sejumlah tenaga honorer. Menurutnya selama ini tenaga honor tidak memiliki aturan yang pasti menegnai status mereka. Mulai dari gaji, tunjangan hari tua serta jaminan pensiun. "Saya sih sudah lama dengar isu ini. Saya senang. Karena, honor itu tidak punya aturan pasti. Kasihan kan mereka. Jadi lebih baik kalau honor dihapuskan,” tegasnya. Namun ada kebijakan pengganti bagi tenaga honorer. Yakni rekrutmen PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) bagi honorer K2. Kebijakan ini katanya lebih jelas. Akan tetapi Wahyudin berharap seleksi K2 ini lebih memprioritaskan tenaga honorer yang sudah lama mengabdi. Kalaupun melalui tes harus secara profesional. Salah satu contoh pegawai honor yang sudah lama bekerja. Ujian atau tes tidak bisa disamakan dengan calon PNS yang baru. Harus mempertimbangkan beberapa hal. Karena kemampuannya pasti berbeda. "Yang muda pasti masih fresh ingatannya. Kalau ditanya matematika misalnya, mereka pasti masih paham semua. Kalau yang lama ini kan sudah pasti lupa. Regulasi ini pun sudah saya pernah ajukan ke Gubernur Kaltim," tutur Wahyudin. Pemerintah lanjutnya lebih baik memprioritaskan tenaga honorer yang sudah terbukti mengabdi selama bertahun-tahun. “Dedikasi mereka sudah terbukti sehingga sudah seharusnya mendapat apresiasi,” pungkasnya. Keinginan dihapusnya tenaga honorer sebenarnya diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dia menganggap anggaran negara terlalu banyak dibebankan untuk belanja pegawai. Salah satunya menggaji tenaga honorer. Disamping itu status pegawai sudah diatur sesuai UU 5/2014 tentang ASN. Hanya mengenal dua jenis status kepegawaian. Yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan PPPK. (mic/boy) Baca juga : Penghapusan Tenaga Honorer, Wakil Rakyat : Angkat Statusnya Dulu
FSH Kaltim Sepakat Honorer Dihapuskan, Kenapa?
Kamis 23-01-2020,22:17 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,09:21 WIB
Ratusan Jemaah Muhammadiyah Salat Id di Halaman Masjid Syuhada Tanah Grogot
Jumat 20-03-2026,19:37 WIB
Si Jago Merah Mengamuk di Barong Tongkok, Satu Rumah Ludes Dilahap Api
Jumat 20-03-2026,14:30 WIB
Begini Cara Jawab Pertanyaan 'Horor' saat Lebaran: Kapan Nikah? Sudah Punya Anak?
Jumat 20-03-2026,15:41 WIB
Rute Melalan–Balikpapan Mendadak Kosong Jadwal, Penerbangan Batal Meski Penumpang Sudah Beli Tiket
Jumat 20-03-2026,13:28 WIB
Masuk Masa Libur Panjang, Dispar Kubar Imbau Pengunjung Jaga Kebersihan dan Larang Miras di Objek Wisata
Terkini
Sabtu 21-03-2026,06:30 WIB
Ini Rekomendasi 7 Buah Penyeimbang Menu Lebaran, Bantu Turunkan Kolesterol!
Sabtu 21-03-2026,05:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, Sabtu 21 Maret 2026: Sebagian Besar Wilayah Diperkirakan Hujan Ringan
Jumat 20-03-2026,19:37 WIB
Si Jago Merah Mengamuk di Barong Tongkok, Satu Rumah Ludes Dilahap Api
Jumat 20-03-2026,18:32 WIB
Antisipasi Gangguan Listrik di Paser, PLN Siagakan 70 Petugas Selama Libur Lebaran
Jumat 20-03-2026,17:27 WIB