Sekprov Kaltara, Suriansyah memimpin Rakor TPID 2019 di ruang pertemuan lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (30/12) pagi.(humas) TANJUNG SELOR, DISWAY - Pemprov Kaltara menjaga ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok. Selain itu, melaksanakan pasar murah di sejumlah tempat menjelang hari besar keagamaan nasional. Hal tersebut menjadi salah satu langkah mengendalikan inflasi pada 2019. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kaltara, menurut Sekprov Kaltara, Suriansyah, telah melakukan upaya pengendalian. Dan saat ini bersiap menghadapi tekanan inflasi. Misalnya, persiapan angkutan lebaran untuk kelancaran distribusi barang/jasa juga rapat koordinasi menghadapi Idulfitri 1440 Hijriah dan hari besar keagamaan untuk menjaga ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok. Sekprov saat memimpin Rakor TPID 2019 di ruang pertemuan lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (30/12) pagi mengungkapkan, selain mengevaluasi pengendalian harga pada 2019, juga dikupas mengenai persiapan menghadapi 2020. Di rakor ini, hadir perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam TPID Provinsi Kaltara, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kaltara, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltara, Badan Urusan Logistik (Bulog) Kaltara, Polda Kaltara dan perwakilan dari kabupaten/kota Provinsi Kaltara. “Inflasi tinggi tidak baik, rendah pun tidak baik. Bagaimana menstabilkan hal tersebut adalah tugas kita, TIPD provinsi dan kabupaten/kota. Pengendalian inflasi menjadi penting, selain menghadirkan pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat dengan baik,” ungkap Suriansyah. Sementara Kepala Unit Pengembangan Ekonomi BI Perwakilan Kaltara, Dhika Arya menjelaskan, realisasi inflasi di Kaltara tergolong rendah dan stabil. Sehingga TPID Kaltara punya peluang untuk menjadi juara TPID secara nasional. Tetapi hal itu menjadi tertutup karena tingkat partisipasi TPID kabupaten/kota di Kaltara paling rendah dalam kawasan Kalimantan, yaitu sebesar 0 persen. “Untuk itu, di awal 2020, BI Perwakilan Provinsi Kaltara berencana untuk mengumpulkan TPID kabupaten/kota dalam pembuatan pelaporan TPID,” jelasnya seperti dirilis Humas Pemprov Kaltara. “Ini menandakan belum ada kabupaten/kota di Kaltara yang berpartisipasi dalam evaluasi kinerja TPID. TPID Provinsi Kaltara masih perlu mendorong partisipasi di daerahnya. Karena nantinya juara TIPD akan mendapatkan dana insentif daerah dari Kementerian Keuangan,” tutupnya. (*)
Bersiap Hadapi Tekanan Inflasi
Selasa 31-12-2019,10:04 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-04-2026,10:02 WIB
Batakan Memanggil, Tiket Gratis di Laga Kandang Persiba Balikpapan Hadapi PSS Sleman
Minggu 26-04-2026,15:14 WIB
Tommy Nakhodai Perbasasi Paser, Siap Masifkan Pembinaan Atlet
Minggu 26-04-2026,09:31 WIB
Kontra PSS Sleman, Persiba Targetkan Menang di Laga Kandang Terakhir
Minggu 26-04-2026,11:40 WIB
PSS Bidik Kemenangan Kontra Persiba Demi Jaga Puncak Klasemen dan Tiket Promosi ke Liga 1
Minggu 26-04-2026,11:13 WIB
Keluhkan Kondisi TPU Sangatta Indah yang Minim Fasilitas, Warga Berduka Tanpa Tenda dan Air Bersih
Terkini
Senin 27-04-2026,06:59 WIB
Pemkot Balikpapan Evaluasi 100 Tower Seluler, Bangunan Berisiko Terancam Dibongkar
Senin 27-04-2026,05:59 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 27 April 2026, Cek di Sini!
Minggu 26-04-2026,22:30 WIB
Start di Posisi 17, Veda Ega Mampu Finish Urutan Keenam Moto3 Spanyol 2026
Minggu 26-04-2026,21:57 WIB
El Rumi Resmi Nikahi Syifa Hadju, Akad Nikah Pilih Nuansa Adat Jawa
Minggu 26-04-2026,21:30 WIB