Logistik untuk warga di Kampung Tumbit Melayu dari PT Berau Coal. Selain itu, ada juga pelayanan kesehatan.(FERY SETIAWAN) TANJUNG REDEB, DISWAY- PT Berau Coal memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak luapan air Sungai Kelay di Kampung Tumbit Melayu, Jumat (27/12). Dalam penyaluran bantuan, PT Berau Coal bekerja sama dengan tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri, dan TNI. Setelah melalukan monitoring di area terdampak banjir, PT Berau Coal bersama tim gabungan membantu penanganan medis kepada warga khususnya balita yang rentan terhadap penyakit. Selain itu, juga melakukan survei kebutuhan yang diperlukan oleh warga yang terdampak. Manager Emergency Responsibility Grup (ERG), Andi Henry Achmad mengatakan, saat ini pihaknya berupaya untuk membantu korban terdampak luapan air sungai. Bantuan yang diberikan ialah pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran kebutuhan logistik. Selain itu, pihaknya menerjunkan 8 personel rescue ERG untuk senantiasa berjaga dalam keadaan tanggap darurat. Bukan hanya tim di lapangan, pihaknya juga telah mempersiapkan dokter dan ambulans, untuk berjaga apabila ada peristiwa yang terjadi akibat dampak luapan air di Kampung Tumbit Melayu. “Kami telah bersiap diri dan memantau perkembangan kampung. Sekiranya semakin parah, maka kami akan bergegas melakukan evakuasi,”ujarnya kepada Disway Berau. Sementara itu, Manager Corporate Social Responsibilty (CSR) PT Berau Coal, Hikmawaty menambahkan, pihaknya juga memberikan bantuan logistik berupa selimut, makanan cepat saji, air mineral serta kebutuhan bayi ke warga. “Ada beberapa bantuan yang kami berikan, saat ini diwakilkan oleh kepala kampung, juga tadi disaksikan oleh Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas setempat,” katanya. Penyerahan bantuan ini selain merupakan bantuan Program PPM PT Berau Coal, juga merupakan aksi sosial dan aksi solidaritas sebagai wujud kepedulian PT Berau Coal terhadap warga terdampak. Ia menambahkan, saat ini bantuan yang diberikan memang hanya ke Kampung Tumbit Melayu, namun juga tetap memonitor kondisi di kampung-kampung sekitar seperti Long Lanuk, Tumbit Dayak, Inaran, Bena Baru, Pegat Bukur, dan Rantau Panjang. “Karena memang jika dilihat yang paling parah adalah di kampung ini (Tumbit Melayu, red), dan barang yang sudah kami beri ini langsung kami berikan kepada kepala Kampung Tumbit Melayu,” Tak hanya itu, sampai saat ini pihaknya pun terus menampung aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kebutuhan dan kesehatan. Dari hasil observasi tim lapangan, pihaknya akan memberikan bantuan air bersih dan perlengkapan bayi. “Saat ini kami tampung semua keluhan dari masyarakat. Sekiranya bisa kami bantu pasti kami beri,”ungkapnya. Kepala Kampung Tumbit Melayu, Maspri mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang sudah merespons cepat, dan langsung membantu warga yang terkena musibah ini. “Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang selalu cepat merespons jika masyarakat mengalami kesusahan,” ujarnya.(*/fst/app)
Bantu Logistik dan Pelayanan Kesehatan
Sabtu 28-12-2019,10:47 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,18:32 WIB
Sebelum Dimasukkan ke Tas Ransel, Bayi Dibenamkan ke Bak Mandi hingga Tak Bernyawa
Selasa 22-09-2026,15:30 WIB
Dendam Lama Berujung Maut, Pria di Muara Komam Tewas Ditusuk 62 Kali di Kamar Mandi
Rabu 23-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 23 September 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Selasa 22-09-2026,15:00 WIB
Antrean BBM di Kaltim Meluas, Kuota Pertalite Dipertanyakan
Selasa 22-09-2026,22:30 WIB
Pemkab Kutim Siapkan Akses Jalan hingga Internet untuk Sekolah Rakyat
Terkini
Rabu 23-09-2026,11:02 WIB
Kebakaran di Permukiman Padat Balikpapan Tengah, Saksi Dengar Ledakan, Api Langsung Besar
Rabu 23-09-2026,10:31 WIB
Penyelam Temukan Banyak Penumpang Terjebak di Kamar KM Virgo Transport 8
Rabu 23-09-2026,10:02 WIB
Perkembangan Sekolah Nusantara di Babulu, Pemkab PPU Rampungkan Legalitas Hibah ke Pusat
Rabu 23-09-2026,09:34 WIB
PT Kaltim Batalkan Putusan PN Samarinda, Yayasan Melati Minta Akses Fasilitas Pendidikan Dipulihkan
Rabu 23-09-2026,09:00 WIB