Jalan Kalimarau akan ditingkatkan di tahun 2020, rencananya jalan dicor beton hingga persimpangan Jalan M. Iswahyudi.(FERY SETIAWAN) TELUK BAYUR, DISWAY – Kondisi Jalan Kalimarau, kian parah kondisinya. Salah satu akses menuju Bandara Kalimarau ini, banyak terdapat lubang besar. Kondisi jalan menjadi keluhan masyarakat, dan pengguna jalan yang melintas. Seperti yang diutarakan warga setempat, Jersy (20) mengatakan, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan. Banyaknya lubang terkadang menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Bahkan, ketika hujan turun, lubang tersebut tersamarkan akibat genangan air. “Kalau habis hujan, lubang itu tidak terlihat karena adanya genangan air,”katanya kepada DiswayBerau. Selain itu, beberapa kali mobil yang melintas harus tersangkut di lubang tersebut, apalagi mobil rendah. Lubang yang ada di Jalan Kalimarau kondisinya saat ini cukup dalam. Dalam kondisi seperti itu, biasanya pengguna jalan merasa dilema dalam memilih. Antara melewati lubang atau harus melewati jalan sirtu yang ada di sisi aspal. “Kalau pengendara motor pasti merasa takut, kalau sirtu takut tergelincir, kalau masuk ke lubang sudah jelas basah,”ungkapnya. Hal serupa juga diutarakan oleh pengguna roda dua yang melintas kawasan tersebut. Rudi (35) dirinya mengaku sering melewati jalan tersebut ketika hendak turun kerja. Dan menilai pemerintah belum memperhatikan kondisi jalan di Bumi Batiwakkal. Dikatakannya, bukan tanpa alasan, saat ini masih banyak jalan yang berlubang tapi belum mendapatkan penanganan. Seperti yang terjadi di Jalan Kalimarau. “Ini kerusakan semakin hari semakin parah, padahal pejabat juga sering lewat sini kalau mau ke Bandara,”ujarnya. Diharapkan, pemerintah dapat memperhatikan kondisi jalan tersebut. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, melalui Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Junaidi mengatakan, jalan tersebut akan mendapatkan penanganan di tahun 2020. Sesuai dengan hasil kajian, mendapat kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 21 miliar. “20 miliar lebih untuk fisik dan sisanya untuk hal-hal lain,”katanya. Jalan tersebut akan dilakukan dengan pola rigid pavement (cor beton) untuk melanjutkan tahapan sebelumnya. Direncanakan, proyek rigid akan dilakukan sepanjangan Jalan Kalimarau sampai ke simpang tiga M Iswahyudi. “Selain itu, akan dilakukan perubahan bentuk fondasi, agar jalan lebih kuat,”pungkasnya. (*/fst/app)
Dibenahi 2020, Dapat Kucuran Rp 21 Miliar
Selasa 17-12-2019,14:09 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:30 WIB
Produksi Batu Bara Kaltim Naik Jadi 308,67 Juta Ton, Tertinggi dalam 5 Tahun
Selasa 28-07-2026,06:04 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 28 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 27-07-2026,21:01 WIB
Jembatan Mahulu Butuh Perawatan Rutin, DPRD Minta Pemprov Ubah Pola Penanganan
Senin 27-07-2026,22:05 WIB
Tiga Dekade Kudatuli, Budiono: Demokrasi Tak Boleh Kembali Dibatasi
Senin 27-07-2026,20:00 WIB
Lantik 47 Pejabat Admistrator, Bupati Kukar Pastikan Jabatan Kosong Segera Terisi
Terkini
Selasa 28-07-2026,18:30 WIB
Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027, DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Tetap Berlanjut
Selasa 28-07-2026,18:00 WIB
Keuntungan Veda Ega dan Mario Aji di MotoGP Mandalika 2026, Track Knowledge Jadi Senjata Utama
Selasa 28-07-2026,17:39 WIB
Pasokan BBM Bersubsidi di Kutim Dibatasi, Antrean SPBU Memanjang
Selasa 28-07-2026,17:05 WIB
Bayar Tiket Ferry Penajam Transfer ke Rekening Pribadi Gerai, ASDP Tegaskan Masih DIperbolehkan
Selasa 28-07-2026,16:40 WIB