Umai menyanggah timnya terlibat pengaturan skor. (Tebe/Disway Kaltim) Samarinda, Disway Kaltim - Borneo FC harusnya bisa lebih cepat mengamankan posisi kedua andaikan memenangi laga vs Badak Lampung dan Persela masing-masing pada pekan ke-26 dan 29. Pasalnya dua laga itu dimainkan di kandang sendiri. Dan di atas kertas, keduanya bukanlah lawan berat. Badak Lampung dan Persela sedang tergopoh-gopoh di dasar klasemen. Sial bagi Borneo, dua laga kandang itu hanya berbuah 1 poin dari hasil imbang lawan Badak Lampung. Sementara melawan Persela, Pesut Etam menelan kekalahan. Tanggapan miring pun beredar. Borneo disangka bermain mata alias terlibat pengaturan skor. Borneo diduga sengaja kalah agar Badak Lampung dan Persela bisa lepas dari jerat degradasi. Tak ingin tudingan itu makin melebar, gelandang lincah Borneo Ambrizal Ummanailo segera menepis tudingan tersebut. "Ya pasti banyak (tudingan Match Fixing). Mereka berpikir kami sengaja mengalah atau pun memainkan pemain yang hanya main-main. Tapi saya tegaskan itu tidak terjadi," sanggah pemain yang disapa Umai ini. Menurut Umai, hasil negatif yang didapatkan timnya murni faktor teknis. "Tim yang di (papan) bawah pasti punya motivasi tinggi untuk lepas dari degradasi. Jadi segala cara mereka lakukan untuk menang. Lalu kami bermain buruk. Ingat, Persib juga kalah 2-0 atas Lamongan," lanjutnya. Borneo di mata Umai sangat serius untuk mengakhiri kompetisi di posisi kedua sekaligus menjadi jembatan untuk bermain di level Asia. Sehingga sengaja membuang poin adalah hal yang bertolak belakang dengan keinginan seluruh pemain dan manajemen. Saat ini Borneo kembali merebut posisi kedua yang sempat diduduki Persipura selama sepekan. Namun tim asal Papua masih surplus satu pertandingan melawan Bali United. (ava/eny)
Borneo FC Sanggah Dugaan Match Fixing
Minggu 08-12-2019,21:43 WIB
Reporter : Benny
Editor : Benny
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 19-08-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 19 Agustus 2026, Cek di Sini!
Rabu 19-08-2026,10:49 WIB
Gempa M5,2 Kembali Guncang NTT, BMKG Ingatkan Waspada Gempa Susulan
Rabu 19-08-2026,07:00 WIB
BEM Unikarta Tuntut PLN Transparan soal Pemadaman Listrik Bergilir di Kukar
Rabu 19-08-2026,08:30 WIB
Guru PPPK Bakal Jadi Pegawai Pemerintah Pusat, Ada Peluang Jadi PNS pada 2027
Rabu 19-08-2026,09:31 WIB
Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
Terkini
Rabu 19-08-2026,22:40 WIB
Story Map UMKM Insight, Cara Mahasiswa KKN UGM Promosikan Usaha Lokal di Biduk-Biduk Berau ke Wisatawan
Rabu 19-08-2026,22:05 WIB
Karhutla di Kalteng, Polisi Tetapkan 12 Orang sebagai Tersangka
Rabu 19-08-2026,21:35 WIB
Kewalahan Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Melinda Bella Sempat Pingsan
Rabu 19-08-2026,21:10 WIB
Menu MBG Sebabkan Siswa Keracunan, 2 SPPG di Bontang Dihentikan Selama 30 Hari
Rabu 19-08-2026,20:35 WIB