Salah seorang gepeng (baju merah) yang sedang meminta-minta kepada pengunjung Tepian Teratai di Jalan Pulau Derawan, Rabu (4/12).(Fery Setiawan) TANJUNG REDEB, DISWAY – Terkait keluhan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau, akan melakukan penertiban gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang beredar di Tanjung Redeb. Sekretaris Satpol PP Berau, Mustafa Effendi mengaku, telah mendengar keluhan masyarakat terkait keberadaan gepeng di Kabupaten Berau. Hal itu dinilai sangat meresahkan ketertiban masyarakat. Menyikapi keluhan masyarakat, pihaknya akan melakukan patroli guna memantau perkembangan dan titik-titik penyebaran gepeng tersebut. Patroli Satpol PP dimulai, Rabu (4/12) pukul 16.00 wita hingga 21.00 Wita. “Informasinya mulai banyak berkeliaran dan mulai meresahkan (gepeng, Red.),”katanya kepada DiswayBerau. Jika saat patroli ditemukan gepeng yang beraktivitas, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Apabila nantinya gepeng telah diamankan, akan langsung dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos), guna mendapatkan bimbingan atau dipulangkan ke daerah asalnya. Lanjut Mustafa, apabila dalam patroli tersebut ditemukan gepeng yang melibatkan anak di bawah umur untuk meminta-minta, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan Polres Berau, untuk dilakukan tindakan khusus. Menurutnya, hal tersebut bukan lagi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda), melainkan pelanggaran undang-undang terkait mempekerjakan anak di bawah umur. “Itu jatuhnya jadi eksploitasi anak, dan itu ranahnya kepolisian,”ujarnya Dijelaskanya, penertiban gepeng tersebut diatur oleh dua Peraturan Daerah (Perda) yakni, Perda Nomor 13 tahun 2012 tentang Ketertiban dan Ketentraman dan Perda Nomor 9 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial. “Saat ini Perda tersebut yang menjadi dasar kami melakukan penertiban,”tuturnya. Pemerintah Kabupaten Berau, melalui Satpol PP mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar ikut langsung dalam melakukan pemantauan penyebaran gepeng di Bumi Batiwakkal. Dikatakannya, dalam kasus seperti ini, para gepeng tersebut diduga memiliki koordinator. “Dulu kami pernah mengamankan komplotan gepeng sekaligus dengan koordinatornya,”ungkapnya. Diutarakan mantan pegawai Dinsos tersebut, kebanyakan gepeng berasal dari luar daerah.(*/fst/APP)
Satpol PP Bakal Tertibkan
Kamis 05-12-2019,11:44 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,18:32 WIB
Sebelum Dimasukkan ke Tas Ransel, Bayi Dibenamkan ke Bak Mandi hingga Tak Bernyawa
Rabu 23-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 23 September 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Selasa 22-09-2026,22:30 WIB
Pemkab Kutim Siapkan Akses Jalan hingga Internet untuk Sekolah Rakyat
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB
Pengerjaan Drainase Jalan DI Pandjaitan Balikpapan Kena Jalur Jargas, Aliran Gas Mati 1x24 Jam
Selasa 22-09-2026,21:30 WIB
Mahulu Kembali Diselimuti Asap Karhutla, BPBD Sebut Kiriman dari Luar Daerah
Terkini
Rabu 23-09-2026,15:30 WIB
Wabup Gamalis Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Selama Pembelajaran Jarak Jauh
Rabu 23-09-2026,15:00 WIB
Sidak Tiga SPPG, Agus Haris Temukan Permasalahan Serupa di Tiap Dapur
Rabu 23-09-2026,14:30 WIB
Pengusulan Gelar Pahlawan Sultan Ibrahim Khaliluddin Masuk Tahap Akhir
Rabu 23-09-2026,13:07 WIB