SETIAP orang yang bekerja di perusahaan, selalu punya target untuk kariernya. Upayanya, tentu dengan bekerja dengan baik dan selalu meningkatkan kualitas. Seperti halnya, Desyi Dwi Saputri. Putri—sapaan akrabnya--berkerja di dunia perbankan sejak 3 maret 2015. Gadis kelahiran 22 Desember 1991 ini, sekarang bekerja di bagian SDM PT BPD Kaltimtara di Tanjung Redeb. Awal kariernya, mendapatkan posisi teller dan ditempatkan hingga ke perbatasan Indonesia- Malaysia atau wilayah Sebatik, Kalimantan Utara (Kaltara). Menurutnya, terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara tugasnya dulu dengan sekarang. Seiring berjalannya waktu, kariernya semakin meningkat. Perubahan posisi tersebut adalah salah satu bukti, bahwa Putri memiliki prestasi di kantornya. Selain pernah menjadi teller, Ia juga pernah ditempatkan sebagai Customer Service, kredit dan marketing di tempatnya bekerja. Putri memiliki banyak relasi, dan baginya memiliki banyak relasi adalah suatu kesuksesannya dalam jenjang kariernya. "Menghadapi banyak nasabah dengan watak dan sikap yang berbeda-beda itu sangat membutuhkan kesabaran. Seorang bankers harus tetap melayani dengan ramah," ujarnya. Dijelaskanya, profesinya sebagai teller dan customer service tersebut tugas utamanya memberikan pelayanan kepada nasabah. Dan sekarang yang terjadi dengannya terlampau berbeda dari sebelumnya. Pada jabatannya sekarang, Ia lebih fokus memberikan pelayanan kepada pegawai bank tempatnya bekerja. Dalam menjalani profesinya sekarang, dirinya merasa lebih tertantang. Dibandingkan dengan mengurus nasabah, karena menurutnya mengurus karyawan jauh lebih sulit. "Jelas lebih sulit ngurus karyawan. Kalau nasabah hanya kasih tahu alurnya dan dilakukan, sedangkan karyawan karena sudah tahu alurnya mereka menuntut proses lebih cepat," tuturnya. Lanjutnya, untuk menjadi seorang bankers memang memiliki berbagai kesulitan, banyak orang yang terpaksa berhenti dari pekerjaan, karena tekanan pekerjaan yang begitu berat. Faktor kecintaannya terhadap pekerjaan membuatnya berhasil bertahan dari kerasnya dunia perbankan. "Karena saya mencintai pekerjaan saya,"tegasnya. Bekerja di dunia perbankan, selain menuntutnya untuk selalu ramah dan berpenampilan menarik. Dirinya juga harus memiliki wawasan luas. Anak kedua dari pasangan Edi Nazaruddin dan Syahriani ini mengatakan bahwa setiap pekerjaan memiliki suka dan duka yang berbeda. Menurutnya, untuk bertahan dalam suatu pekerjaan tersebut, setiap orang harus berani mengambil risiko terhadap pekerjaannya.(*/fst/APP)
Kuncinya Mencintai Pekerjaan
Kamis 05-12-2019,11:38 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:30 WIB
Produksi Batu Bara Kaltim Naik Jadi 308,67 Juta Ton, Tertinggi dalam 5 Tahun
Selasa 28-07-2026,06:04 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 28 Juli 2026, Cek di Sini!
Senin 27-07-2026,21:01 WIB
Jembatan Mahulu Butuh Perawatan Rutin, DPRD Minta Pemprov Ubah Pola Penanganan
Senin 27-07-2026,22:05 WIB
Tiga Dekade Kudatuli, Budiono: Demokrasi Tak Boleh Kembali Dibatasi
Senin 27-07-2026,20:00 WIB
Lantik 47 Pejabat Admistrator, Bupati Kukar Pastikan Jabatan Kosong Segera Terisi
Terkini
Selasa 28-07-2026,19:00 WIB
Komitmen Bangun Sektor Pendidikan, Pemkab Mahulu Laksanakan Seleksi Beasiswa Bersama Ukrida
Selasa 28-07-2026,18:30 WIB
Fraksi PDIP Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027, DPRD Kukar Pastikan Pembahasan Tetap Berlanjut
Selasa 28-07-2026,18:00 WIB
Keuntungan Veda Ega dan Mario Aji di MotoGP Mandalika 2026, Track Knowledge Jadi Senjata Utama
Selasa 28-07-2026,17:39 WIB
Pasokan BBM Bersubsidi di Kutim Dibatasi, Antrean SPBU Memanjang
Selasa 28-07-2026,17:05 WIB