Bagus Susetyo. (dok) Samarinda, DiswayKaltim.com - Bisnis real estate di Kaltim tumbuh positif. Namun masih ada oknum yang merugikan konsumen. Hal itu dianggap mengurangi kepercayaan konsumen, terutama pada usaha jenis porperti. Anggota Komisi II DPRD Kaltim Bagus Susetyo menyayangkan hal itu. Ia menyarankan beberapa hal sebelum membeli rumah agar tidak menuai rugi. Jangan berpatokan harga murah atau bebas DP. Tapi belum jelas kondisi atau pun lokasi yang dijanjikan pihak perusahaan. Ada tiga syarat yang harus dilakukan sebelum melakukan pembelian rumah melalui perusahaan properti. Pertama, harus ada izin dari pemerintahan setempat. Kedua, legalitas tanah. Apakah sudah dikuasai oleh pihak developer atau belum. Terakhir, jika rumah subsidi, harus ada izin prinsip dari bank pelaksana. Itu jika ingin melakukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). “Kalau mereka tidak berani menunjukan ketiga persyaratan tersebut, kemungkinan besar, ada indikasi penipuan,” kata Bagus. Ia pun berharap bisnis properti di Kaltim bisa berkembang. Pasalnya, perekembangan usaha real estate di Kaltim terus menunjukkan pertumbuhan positif. Berdasar data BPS Kaltim Pertumbuhan Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan II dan III 2019 nilainya naik. Pada triwulan II 2019 nilai PDRB usaha real estate adalah 1.451,14. Naik pada triwulan II 2019 menjadi 1.470,18. (adv/boy)
Dunia Usaha Real Estate Tumbuh Pesat, Bagus Minta Developer Profesional
Sabtu 30-11-2019,00:48 WIB
Reporter : bayong
Editor : bayong
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 17-06-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 17 Juni 2026, Cek di Sini!
Selasa 16-06-2026,21:46 WIB
Truk Sampah Diawasi Secara Digital Melalui GPS Tracker, DLH Samarinda Hemat BBM 8 Persen
Selasa 16-06-2026,22:13 WIB
Penjualan Emas Perhiasan di Indonesia Masih Lesu Meski Harga Emas Dunia Menguat
Rabu 17-06-2026,10:30 WIB
Piala Dunia 2026: Brace Haaland Antar Norwegia Gilas Irak 4-1
Rabu 17-06-2026,07:00 WIB
Piala Dunia 2026: Senegal Bertahan Kuat 65 Menit, Lalu Mbappe Mengubah Segalanya
Terkini
Rabu 17-06-2026,20:25 WIB
Realisasi Anggaran Masih Rendah, Ketua DPRD Mahulu Minta Semua OPD Kerja Cepat
Rabu 17-06-2026,19:56 WIB
PHK Meningkat, Klaim JKP di Samarinda Tembus 1.233 Kasus
Rabu 17-06-2026,19:23 WIB
Produksi Batu Bara Dipangkas 195 Juta Ton, Dunia Usaha di Kaltim Diminta Bersiap
Rabu 17-06-2026,18:52 WIB
DPRD Paser Tekankan Data Akurat Sensus Ekonomi jadi Dasar Pembangunan Berkualitas
Rabu 17-06-2026,18:26 WIB