NOMORSATUKALTIM – Sudah lima bulan, Balikpapan diterpa kemarau. Selain suhu panas, dampaknya berimbas pada sektor pertanian dan surutnya waduk di Manggar serta Teritip. Beberapa hari belakangan kota ini sempat diguyur hujan, namun tidak merata. Tidak setiap hari pula.
Kira-kira kapan Balikpapan memasuki musim penghujan? Peneliti klimatologi Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN, Erma Yulihastin, membagikan tips untuk mengecek waktu musim hujan akan terjadi di suatu lokasi lewat akun media sosialnya. Publik bisa mengeceknya melalui laman Kamajaya milik BRIN. “Kapan awal musim hujan di titik lokasi tempat tinggal Anda? Cek sendiri: kamajaya.brin.go.id,” tulis Erma lewat akun pribadi di media sosial Twitter atau X resminya, dikutip Rabu (11/10/2023). Erma juga mengunggah cara menggunakan laman tersebut. Publik dapat mengakses laman itu melalui web browser atau penjelajah web di ponsel masing-masing. Setelah laman terbuka, ada pilihan: Tambah Lokasi. “Setelah terklik, tambah lokasi langsung saja, ingin tahu musim hujan di daerah mana,” jelasnya. Usai memilih titik lokasi, akan terpampang data prediksi musim hujan di titik lokasi yang dipilih. Disway Kaltim mencoba memilih titik lokasi di Balikpapan. Dari data yang tersedia, hasilnya menunjukan awal musim hujan di kota ini terjadi pada awal Desember 2023. Di data BRIN, tampak musim kemarau ditandai area berwarna merah. Adapun awal musim hujan dimulai dari garis tebal berwarna biru. Ada pula data perkiraan rain rate atau curah hujan yang terjadi pada setiap dasarian pada suatu bulan. “Itu kira-kira. Dan disclaimer, ini bagian dari kajian, riset, dan data menggunakan input initial time itu di 30 September. Nanti akan di-update lagi,” jelas Erma. Sejak Senin (9/10/2023), jatah air bagi warga Kota Balikpapan, digillir. Langkah ini ditempuh menyusul turunnya air baku PDAM Balikpapan, di dua waduk utama. Yakni, Waduk Manggar dan Waduk Teritip. Plt Dirut Perumda Tirta Manuntung aka PTMB, Rita, berujar berdasar analisa BWS IV Kalimantan dan prediksi BMKG Bandara SAMS Sepinggan, maka pihaknya akan melakukan penurunan kapasitas produksi air bersih dari kapasitas normal 1.446,71 liter perdetik menjadi 931 liter/detik. “Atau terjadi penurunan 64,35 persen," jelas Rita, melalui rilisnya, Senin (9/10/2023). Akibat turunnya kapasitas produksi, jumlah pelanggan terdampak sebanyak 43.014 SR atau 40 hingga 48 persen pelanggan. Sehingga agar bisa melaksanakan distribusi air, distribusi dilakukan secara bergilir. Menurut Rita, ada tiga IPAM yang dilakukan penurunan produksi, yaitu IPA Kampung Damai dan IPA KM 8 Batu Ampar dan IPAM Teritip. (*)BRIN Prakirakan Balikpapan Hujan Desember
Selasa 10-10-2023,10:00 WIB
Editor : Rudi Agung
Kategori :
Terkait
Jumat 29-05-2026,19:45 WIB
Lawan El Nino, Petani Babulu Kini Punya Senjata Baru Pemangkas Waktu Panen
Senin 25-05-2026,11:00 WIB
BRIN Ungkap Populasi Mangrove Langka di Teluk Balikpapan Terancam Punah
Selasa 19-05-2026,16:36 WIB
El Nino dan Distribusi jadi Ancaman Baru Inflasi Kaltim Jelang Iduladha
Jumat 15-05-2026,17:30 WIB
IKN Antisipasi Kemarau Panjang, Siapkan Sensor Kebakaran hingga Pos Damkar
Rabu 13-05-2026,20:31 WIB
DLHK Berau Gandeng BRIN, Sampah Plastik Bakal Diolah Jadi Bahan Bakar
Terpopuler
Selasa 02-06-2026,10:28 WIB
Istana Bantah Prabowo Rutin ke Luar Negeri untuk Gagah-gagahan
Selasa 02-06-2026,07:01 WIB
Modal 11 Emas dari Berau, FAJI Kutai Barat Target Pertahankan Gelar di Porprov 2026
Selasa 02-06-2026,16:34 WIB
Siap-Siap, Operasi Patuh 2026 Segera Digelar, Pelanggaran Ini jadi Sasaran Razia
Selasa 02-06-2026,09:00 WIB
Warga Binaan Lapas Samarinda Disiapkan Kelola Dapur MBG
Selasa 02-06-2026,13:09 WIB
Balikpapan Mulai Pendataan Digital Penerima Bansos, 365 Agen Diterjunkan hingga Tingkat RT
Terkini
Rabu 03-06-2026,06:03 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 3 Juni 2026, Cek di Sini!
Selasa 02-06-2026,22:52 WIB
Pengedar Sabu Dibekuk di Bukit Biru Tenggarong, Polres Kukar Amankan 18 Paket
Selasa 02-06-2026,22:25 WIB
Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot, Paginya Masih Temani Prabowo Cek Operasional MBG
Selasa 02-06-2026,22:10 WIB
Viral Disebut Begal, Polisi Ungkap Pria Pembawa Parang di Graha Indah Merupakan ODGJ
Selasa 02-06-2026,21:41 WIB