Nomorsatukaltim.com - Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof DR Abdul Mu'ti menyatakan jumlah pasangan capres 2024 mendatang jangan sampai hanya ada dua pasang calon. Hal itu ia utarakan saat media gathering bersama pimpinan media massa yang dihelat di kantor PP Muhammadiyah, Kamis (22/6/2023). "Publik harus diberi opsi. Jangan dua pasang. Dua itu seperti memilih soal B (benar) atau S (salah). Tapi memang, kita gak bisa melampaui, karena kewenangan itu ada di partai politik," ujarnya. Bernada kelakar, Mu'ti menyampaikan, di negara ini sekarang ada sembilan parpol yang menentukan. Jadi tidak hanya sembilan hakim Mahkamah Konstitusi saja yang menentukan arah kebijakan negara, tapi juga di legislatif ditentukan sembilan parpol. "Kita ini sering kali dalam demokrasi mengalami masalah serius ketika parpol tidak jadi pondasi kuat menjamin demokrasi dan keberlanjutan negara," tegas Mu'ti. Ia mengingatkan parpol-parpol harus menyerap banyak aspirasi dari masyarakat, agar sosok yang dicalonkan oleh parpol itu tidak hanya yang itu-itu saja dan ada wajah baru. Menurutnya, sungguh keterlaluan jika Pilpres 2024 mendatang kembali hanya ada dua pasang. "Kalau kata Bang Haji Rhoma Irama, terlalu!" kata Mu'ti. Parpol-parpol, lanjutnya, harus diberi masukan supaya tidak melulu soal kekuasaan tetapi juga soal kedaulatan negara karena ini penting. Mu’ti menegaskan, Muhammadiyah berkali-kali menyampaikan bahwa sistem tata negara Indonesia perlu ditinjau ulang dan ini sudah disampaikan sejak 2014 melalui keputusan tanwir saat itu. "Misalnya soal perlunya mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara, meski tidak dengan fungsi yang sama persis dengan Undang-Undang Dasar 1945," tegas Mu’ti. (*/ Rol)
Muhammadiyah: Pilpres 2024 Jangan Sampai Dua Paslon
Kamis 22-06-2023,19:59 WIB
Reporter : Rudi Agung
Editor : Rudi Agung
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,10:33 WIB
Polisi Ringkus Perampok Lansia di Loa Janan, Ternyata Sudah Beraksi di 6 TKP
Sabtu 14-03-2026,14:01 WIB
1.230 Peserta Mudik Gratis Telah Berlayar dari Pelabuhan Semayang ke Surabaya
Sabtu 14-03-2026,22:00 WIB
Muhammadiyah Sudah Menetapkan Lebaran Idulfitri 2026, Pemerintah Menunggu Sidang Isbat
Sabtu 14-03-2026,12:02 WIB
Developer Menghilang, PSU Perumahan Terlantar Jadi PR Besar Kota Balikpapan
Sabtu 14-03-2026,18:28 WIB
5 Hal Penting yang Perlu Diketahui Pemudik lewat Tol Balikpapan-IKN Jelang Idulfitri 2026
Terkini
Minggu 15-03-2026,09:36 WIB
Pembayaran Cashless Mendominasi, Bukber dan Belanja Lebaran Dongkrak Transaksi Tenant di e-Walk & Pentacity
Minggu 15-03-2026,07:01 WIB
Bupati Berau Sahur On The Road, Bagikan 119 Paket Sembako untuk Driver Ojol
Minggu 15-03-2026,05:53 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 15 Maret 2026, Cek di Sini!
Sabtu 14-03-2026,22:36 WIB
Trump Ancam Hancurkan Fasilitas Minyak Iran Usai Serang Pulau Kharg
Sabtu 14-03-2026,22:00 WIB