3 Halte Sungai di Paser Sudah Selesai dan Mulai Bisa Dimanfaatkan

Jumat 03-03-2023,21:00 WIB
Reporter : Achmad Syamsir Awal
Editor : Achmad Syamsir Awal

Paser, nomorsatukaltim.com - Sebagian masyarakat di Kabupaten Paser masih memilih moda transportasi sungai. Hal inilah menjadi dasar dibangunnya tiga halte sungai di wilayah selatan Kaltim ini sejak 2021.

Kini tiga halte yang masing-masing berada di Desa Senaken, Pasir Belengkong dan Muara Pasir telah selesai pengerjaannya, dan telah bisa dimanfaatkan masyarakat. Pun tiga halte sungai itu telah diresmikan Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, Jumat (3/3/2023). Kemudian diserahterimakan kepada Pemkab Paser untuk pengelolaan ke depannya. Dirinya menyebut hadirnya halte sungai memberikan manfaat bagi Pemkab Paser, khususnya masyarakat dalam hal moda transportasi. "Misal dari pesisir ke ibukota (pusat kota kabupaten). Apalagi akses darat belum begitu optimal," kata Irwan "Fecho" saat peresmiaan halte sungai di Desa Senaken Kecamatan Tanah Grogot. Ia mengungkapkan lokasi halte sungai Desa Senaken sangat strategis, karena terintegrasi dengan terminal angkutan dan pasar. Hadirnya halte sungai dikatakannya dapat pula terintegrasi dengan wisata, tinggal bagaimana pemerintah daerah mengoptimalkan potensi-potensi lainnya. Politisi daerah pemilihan (Dapil) Kaltim ini berpesan untuk dapat merawat halte sungai yang telah terbangun. Dituturkan Irwan, tak menutup kemungkinan kembali akan dibangun halte sungai di Kabupaten Paser. "Selama memang ada ketersedian lahan dan sangat dibutuhkan masyarakat. Kami insya Allah siap bantu pembangunan halte di Paser. Mudahan tahun depan bisa dibangun lagi, minimal dua halte sungai," sebutnya. Peresmian juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Paser, Abdullah. Dirinya menghaturkan terima kasih dengan adanya anggota DPR RI yang membantu pembangunan di Kabupaten Paser, ia menyebut suatu kemajuan yang sangat luar biasa. Di tempat yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Paser, Adi Maulana mengatakan tiga hal, sungai itu semuanya bermuara di Sungai Kandilo. Ia menyebut merupakan akomodasi utama bagi warga pesisir Kabupaten Paser, khususnya masyarakat Desa Muara Pasir. "Mengingat akses darat yang harus dilalui masyarakat Desa Muara Pasir mengalami kerusakan. Sehingga dapat membahayakan pengguna jalan dan menjadi kendala atau penghambat perputaran ekonominya," ucap Adi Maulana. Tak hanya memberikan manfaat bagi warga pesisir, adanya halte sungai di tiga wilayah perairan Kabupaten Paser membawa dampak positif di berbagai aspek kehidupan. Selain sebagai penunjang aksebilitas di bidang infrastruktur, halte bermanfaat di bidang kesehatan. Memudahkan naik turun penumpang yang sakit dan akan berobat ke puskesmas atau rumah sakit. "Ini juga dapat menjadi sarana objek wisata, karena halte sungai ini dilalui oleh aliran Sungai Kandilo yang merupakan ikon wisata Kabupaten Paser. Semoga ini dapat menjadi daya tarik wisata masyarakat," harapnya. Sementara itu, Kasubdit Lalu Lintas Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (TSDP), Bambang Siswoyo mengatakan, halte sungai yang ada ini diperuntukkan naik turun penumpang. Hanya untuk kapal berukuran 7 Gross Ton (GT). "Tidak untuk angkutan barang, hanya dikhususkan angkutan penumpang," jelas Bambang. (*) Reporter: Achmad Syamsir Awal
Tags :
Kategori :

Terkait