SAMARINDA, nomorsatukaltim.com - Rangkaian perayaan HUT ke-62 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Hari Jadi ke-354 Kota Samarinda mencapai puncaknya. Pemkot Samarinda lakukan upacara di Gor Segiri pada Jumat, 21 Januari 2022. Upacara sempat terlambat karena turunnya hujan. Hampir 40 menit upacara baru dimulai. Upacara langsung dipimpin oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun (AH). Upacara HUT Samarinda juga dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Forkopimda, dan sebagian besar anggota DPRD Kota Samarinda. Baca juga: Rangkaian Pertama HUT Pemkot dan Hari Jadi Samarinda Dimulai dengan Berziarah Dalam upacara tersebut, Andi membeberkan perubahan yang terjadi di Samarinda selama kepemimpinannya. Baik dari aspek fisik maupun aspek sosial budaya, ekonomi dan lingkungan. Dari aspek fisik, banyak pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan, mulai dari pembangunan jalan, pengembalian fungsi sungai mati, dan rencana pembangunan terowongan untuk memecah macet di daerah Sambutan-Sungai Dama. "Walaupun keadaan dana serba terbatas kita mulai membenahi drainase. Kita akan mulai menambah kolam retensi, benahi bantaran sungai karang mumus, kita mulai secara bertahap memecahkan bottleneck soal pengendalian banjir," terang Andi dikutip nomorsatukaltim.com - Disway News Network (DNN). Dari aspek sosial budaya, ada menjadi masalah khusus yang selalu dihadapi Pemkot Samarinda. Yaitu, tingginya kasus kekerasan perempuan dan anak di Tepian. Andi menyatakan, Pemkot Samarinda sudah memberikan upaya maksimal untuk meminimalisir angka kasus kekerasan perempuan dan anak. Salah satunya adalah terbentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (P2A) dan rumah perlindungan P2A. Di dua tempat tersebut, tak hanya memberikan pendampingan advokasi. Namun, juga pendampingan psikis dan sosial. "Ini pertanda bahwa kita sangat konsen terhadap advokasi bidang anak dan perempuan," tegas Andi. Dari aspek lingkungan, secara bertahap Pemerintah Kota Samarinda terus melakukan pembenahan bantaran Sungai Karang Mumus dalam rangka mengembalikan ekosistem sungai dan sistem Daerah Aliran Sungai. Meskipun begitu, Andi menyatakan bahwa mewujudkan Samarinda menjadi kota yang bersih dan nyaman bukan tugas Pemkot sendirian. Namun, harus ada keterlibatan masyarakat. Andi mengajak masyarakat Tepian untuk bisa memiliki pola membuang sampah pada tempatnya, membiasakan untuk tidak membebani sungai dengan buang sampah sembarangan. Biarpun sulit selama menata kota, tapi Andi mengklaim bahwa Kota Samarinda sudah memiliki perubahan. "Setelah kita melakukan kurang lebih hampir setahun, semua orang telah melihat bagaimana Samarinda mulai tertata, bersih, dan bahkan ada warga kabupaten kota lain," katanya. Capaian-capaian inilah sesuai dengan tema peringatan Hari Jadi Kota Samarinda dan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Samarinda di tahun 2022 ini adalah “Samarinda Berani Berubah”. DSH/ZUL
Puncak HUT Samarinda, AH Beberkan Perubahan yang Terjadi
Jumat 21-01-2022,15:30 WIB
Reporter : diskal18
Editor : diskal18
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,10:32 WIB
Ditarget Program Pendidikan Gratis, Menkeu Bongkar Ulang Anggaran Pendidikan 2027
Kamis 24-09-2026,12:00 WIB
SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Terbit, Apakah Berstatus Pegawai BUMN?
Kamis 24-09-2026,09:33 WIB
Mulai 2027, PIP Menjangkau Murid TK, Dapat Bantuan Rp450 Ribu per Tahun
Kamis 24-09-2026,22:10 WIB
Dukcapil Kutim Dorong Pemanfaatan IKD, Warga Bisa Cek Informasi Bantuan
Kamis 24-09-2026,17:00 WIB
Wisatawan Mancanegara Mulai Melirik Keindahan Alam Kota Bontang
Terkini
Jumat 25-09-2026,08:00 WIB
Konflik Lahan 21 Tahun, Pemkab Kutim Bawa Adendum PT MKC ke Kementerian
Jumat 25-09-2026,07:00 WIB
Jamu de Red FC di Lamongan, Persiba Balikpapan Incar Kemenangan Perdana
Jumat 25-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 25 September 2026, Cek di Sini!
Kamis 24-09-2026,22:40 WIB
APBD Perubahan Kukar 2026 Jadi Rp7,9 Triliun, Dana Kurang Salur 2024-2025 Tersisa Rp2,2 Triliun
Kamis 24-09-2026,22:10 WIB