Bankaltimtara

Wisatawan Mancanegara Mulai Melirik Keindahan Alam Kota Bontang

Wisatawan Mancanegara Mulai Melirik Keindahan Alam Kota Bontang

Pulau Beras Basah di Kota Bontang-istimewa-

BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Geliat pariwisata di Kota Bontang menunjukkan pertumbuhan positif.

Bahkan, wisatawan mancanegara (wisman) mulai banyak yang datang ke Kota Taman tersebut. Didominasi oleh wisatawan dari China.

Berdasarkan catatan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Bontang, setidaknya ada 317 wisman yang datang ke kota tersebut sepanjang Agustus. 

Selain dari China, wisman juga berasal dari beberapa negara lain. Seperti Malaysia, Inggris, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) dan Australia.

Kepala Disporapar Ekraf Bontang, Eko Mashudi mengatakan, angka tersebut belum menggambarkan keseluruhan jumlah wisman yang datang ke Bontang.

BACA JUGA:9 Investor Tertarik Kelola Pulau Beras Basah

Sebab, masih terdapat pelaku jasa wisata, khususnya open trip, yang belum melaporkan data tamu atau wisatawan yang mereka tangani.

“Sebagian ada datanya, tidak semua,” ujar Eko, pada Kamis 24 September 2026.

Menurut Eko, sebagian besar wisman datang untuk menikmati potensi wisata bahari Bontang. Aktivitas snorkeling dan diving menjadi kegiatan yang banyak diminati, termasuk kunjungan ke kawasan Bontang Kuala.

Menariknya, kunjungan wisman ke Bontang tidak selalu murni untuk berwisata. Sebagian datang untuk kunjungan kerja.

“Wisatawan mancanegara itu juga biasanya sambil kunjungan kerja. Misalnya ke PT GPK, perusahaan petrokimia dan migas,” kata Eko.

BACA JUGA:Bangunan Rampung dan Pengurus Terbentuk, Operasional Koperasi Merah Putih di Bontang belum Jelas

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan warga negara asing di Bontang tidak hanya berkaitan dengan sektor pariwisata, tetapi juga bersinggungan dengan aktivitas ekonomi dan dunia usaha.

"Keberadaan data yang akurat sangat penting. Karena kami jadi tahu siapa yang datang, dari mana asalnya, serta dalam konteks apa mereka berada di Bontang," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: