Samarinda, nomorsatukaltim.com – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER) Kaltim terus memberikan edukasi kepada petani. Terutama mengenai penggunaan herbisida terbatas, meski pandemi COVID-19 masih terus melanda di semua daerah. Seperti pelatihan yang digelar pada Senin (25/10/2021) lalu di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU). Total 100 petani yang mengikuti pelatihan tersebut yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian PPU, Mulyono dalam acara tersebut. Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi petani. Sebab dapat mengurangi risiko terhadap penggunaan Herbisida Terbatas. Selain itu juga agar petani tidak boros dalam penggunaan. “Sesuai dengan prosedur kalibrasi alat semprot dan petani jadi dapat mengetahui dosis serta konsentrasi penggunaan,” ucap Mulyono kepada nomorsatukaltim.com - Disway News Network (DNN). Selain itu, pelatihan juga digelar di Kabupaten Paser, tepatnya di Kecamatan Long Ikis, pada 27 Oktober 2021. Pelatihan seperti ini dinilai sangat dibutuhkan. Apalagi sebagai pengguna Paraquat Diklorida petani harus mengerti cara pakai yang aman. “Jadi ada arahan khususnya, dan petani harus mengetahui semua tata cara pakainya,” katanya Kadis pertanian paser M. Yasin Terpisah, Ketua ALISHTER Kaltim-Kaltara, Abdul Muin mengatakan, instansi terkait diharapkan dapat saling bersinergi. Pihaknya juga menjamin akan terus memberikan edukasi terbaik buat petani. “Sehingga mandat Permentan no. 43/2019 tentang Pendaftaran Pestisida bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Abdul Muin. Ia melanjutkan, materi yang diajarkan dalam pelatihan ada sekitar 5 materi. Mulai dari peraturan dan perizinan pestisida dari dinas pertanian setempat. Pemahaman label, penyimpanan, pemusnahan limbah pestisida. “Serta pencegahan keracunan pestisida dan prosedur pertolongan darurat. Teori pemeliharaan, penyemprotan yang aman dan efektif dari ALISHTER. Teori dan praktek kalibrasi alat semprot juga dari ALISHTER,” tuturnya. Setelah peserta mengikuti pelatihan akan diberikan Surat Keterangan telah mengikuti Pelatihan Herbisida Terbatas pakai yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/kota di mana pelatihan tersebut dilaksanakan, semoga tahun depan 2022 bisa terprogram di kabupaten lainnya. (bct/zul)
Maju Bersama ALISHTER Kaltim
Jumat 05-11-2021,18:00 WIB
Reporter : admin12_diskal
Editor : admin12_diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 04-08-2026,11:02 WIB
Pidato Prabowo Bikin Iran Gerah, Kedubes Rilis Bantahan soal Senjata Nuklir
Selasa 04-08-2026,14:04 WIB
Perkuat Toleransi dan Harmoni Umat Beragama, Berau Siap Jadi Tuan Rumah Rakor FKUB Kaltim 2027
Selasa 04-08-2026,12:42 WIB
Transfer Pusat Menyusut, Bupati Kutim Berharap Bankeu Provinsi untuk Topang APBD
Selasa 04-08-2026,17:36 WIB
2027 Keuangan Daerah Terjun Bebas, Pemkot Bontang Prioritaskan Tiga Sektor Ini
Selasa 04-08-2026,22:00 WIB
Polres Mahulu Ringkus Pasangan Kumpul Kebo di Mamahak Besar yang Terlibat Narkoba
Terkini
Rabu 05-08-2026,10:00 WIB
Bupati Kutim: Kaltim Daerah Penghasil, Tapi Pembagian DBH Belum Adil
Rabu 05-08-2026,09:35 WIB
Bupati PPU Dorong Layanan Air Bersih Terintegrasi dengan IKN, 800 Sambungan Gratis Disiapkan
Rabu 05-08-2026,09:00 WIB
4 Klub dari Luar Daerah Ikut Ambil Bagian di Ajang Paser Futsal Open Championship 2026
Rabu 05-08-2026,08:31 WIB
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina Senilai Rp3,6 Triliun
Rabu 05-08-2026,08:00 WIB