Tanjung Redeb, Disway - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir meminta masyarakat untuk menolak adanya politik uang di Pilkakam. Hal itu disampaikan menjelang pemilihan kepala kampung serentak 29 Oktober besok. Politik uang menurutnya, cacat dan dapat merusak demokrasi. Oktober tahun ini, setidaknya ada 20 kampung di beberapa kecamatan akan memilih kembali kepala kampung. Untuk menghindari cacat demokrasi, Ilyas meminta masyarakat untuk peduli terhadap persoalan yang satu ini. Kesalahan fatal dalam pembangunan daerah bisa berawal dari memilih orang yang tidak tepat, seperti calon kepala kampung atau bahkan bupati yang menyogok warga untuk memilih dirinya dengan iming-iming sejumlah uang. "Artinya kalau sudah menyogok untuk dipilih itu sudah bukan calon pemimpin yang baik, itu logika dasarnya. Bagaimana mau baik kalau dari awal saja sudah seperti itu," tegasnya. Oleh karena itu, dirinya mengajak masyarakat Berau, khususnya warga dari 20 kampung yang akan melakukan pemilihan kepala kampung untuk tidak tergiur iming-iming uang dari calon kepala kampung atau tim suksesnya. “Jangan sampai ada kongkalikong calon kepala kampung dengan warga, jaga demokrasi kita agar tetap bersih dari tindakan tidak terpuji," ujarnya. Selain itu, Ilyas juga meminta agar menjaga suasana kondusif jelang Pilkakam serentak. Berbeda pilihan calon kepala kampung agar tidak sampai menimbulkan konflik. "Politik uang, kampanye hitam dan persaingan tidak sehat lainnya itu yang bisa menjadi bibit konflik, kami minta calon, warga dan panitia pemilihan sama-sama profesional sehingga menghasilkan kepala kampung yang benar-benar berkompeten dan hasil pilihan warga," tutupnya. (*/zuh/app)
Hindari Politik Uang Calon Kakam
Senin 28-10-2019,15:30 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,18:32 WIB
Sebelum Dimasukkan ke Tas Ransel, Bayi Dibenamkan ke Bak Mandi hingga Tak Bernyawa
Selasa 22-09-2026,15:30 WIB
Dendam Lama Berujung Maut, Pria di Muara Komam Tewas Ditusuk 62 Kali di Kamar Mandi
Selasa 22-09-2026,15:00 WIB
Antrean BBM di Kaltim Meluas, Kuota Pertalite Dipertanyakan
Selasa 22-09-2026,10:32 WIB
e-Commerce Mengubah Pola Belanja, Pasar Pagi Samarinda Perlu Bangun Daya Tarik Baru
Rabu 23-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 23 September 2026, BMKG Terbitkan Peringatan Dini!
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:02 WIB
Perkembangan Sekolah Nusantara di Babulu, Pemkab PPU Rampungkan Legalitas Hibah ke Pusat
Rabu 23-09-2026,09:34 WIB
PT Kaltim Batalkan Putusan PN Samarinda, Yayasan Melati Minta Akses Fasilitas Pendidikan Dipulihkan
Rabu 23-09-2026,09:00 WIB
Beras SPHP Lebih Murah, Bawang Merah Banting Harga di Pasar Murah Kodim PPU
Rabu 23-09-2026,08:32 WIB
RAPBD Samarinda 2027 Dirancang Rp3,46 Triliun, Pemkot Waspadai Ketidakpastian Transfer
Rabu 23-09-2026,08:00 WIB