Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan memusnahkan sebanyak 10 ton lebih dan puluhan batang bibit media pembawa karantina hewan dan karantina pertanian di Tarakan.(antara) TARAKAN, DISWAY - Barang ilegal seperti daging kerbau impor, beras ketan dan lainnya, dimusnahkan Balai Karantina Pertanian Kelas IIA Tarakan. Jumlahnya 10 ton lebih. Daging kerbau impor ilegal asal Malaysia sebanyak 3,9 ton, 2,6 ton beras dan 3,5 ton beras ketan yang tidak dilengkapi sertifikat negara asal. Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Kepatuhan, Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan, Suryo Irianto mengatakan, memasukkan barang ke Indonesia melalui, Tarakan sebagian besar tidak disertai sertifikat kesehatan. Sesuai Undang undang No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan dan Tumbuhan, harus dilakukan tindakan karantina, pemeriksaan hingga pemusnahan. Jika tidak memiliki sertifikat karantina hewan tujuh hari dan karantina tumbuhan 14 hari, katanya, bisa dilakukan penolakan. "Namun biasanya tidak bisa dilakukan karena negara pengekspornya tidak mungkin akan menerima barang ilegal. Hal ini yang juga menjadi alasan dilakukannya pemusnahan," kata Suryo, seperti dikutip dari Antara. Sedangkan proses penyidikan bisa dilakukan penyidik karantina untuk pelaku pembawa media tersebut. Balai Karantina Pertanian, tahun 2017 lalu sudah pernah melakukan. Namun saat ini tidak dilakukan proses penegakan hukum karena sudah dilakukan pemusnahan. Dikatakan, kebijakan Menteri Pertanian untuk impor pangan strategis harus dilakukan tindakan pengawasan ketat. Termasuk beras, bawang merah, bawang putih dan bawang bombay. Berbeda untuk ekspor, malah dukungan penuh dilakukan. “Pemusnahan daging kerbau ilegal, harus dilakukan karena masuk ke wilayah NKRI tanpa jaminan kesehatan dari negara asal," pungkasnya. (*)
10 Ton Barang Ilegal Dimusnahkan
Kamis 17-10-2019,13:05 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-04-2026,15:14 WIB
Tommy Nakhodai Perbasasi Paser, Siap Masifkan Pembinaan Atlet
Minggu 26-04-2026,12:10 WIB
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Usut Serangan Israel terhadap Pasukan UNIFIL
Minggu 26-04-2026,11:13 WIB
Keluhkan Kondisi TPU Sangatta Indah yang Minim Fasilitas, Warga Berduka Tanpa Tenda dan Air Bersih
Minggu 26-04-2026,16:08 WIB
Perahu Pengangkut Sawit Karam di Sungai Belayan Kukar, Satu Warga Hilang Tenggelam
Minggu 26-04-2026,11:40 WIB
PSS Bidik Kemenangan Kontra Persiba Demi Jaga Puncak Klasemen dan Tiket Promosi ke Liga 1
Terkini
Senin 27-04-2026,10:03 WIB
Disdik Berau Kejar Target APK PAUD Lewat Standarisasi Guru
Senin 27-04-2026,09:34 WIB
Segera Dibuka! Pembangunan Teras Samarinda Tahap II Hampir Rampung
Senin 27-04-2026,09:00 WIB
Gubernur Rudy Mas'ud Copot Keluarga dari Jabatan, Respons Sorotan TAGUPP Kaltim
Senin 27-04-2026,08:30 WIB
DLH Kutim Melarang Perusahaan Buang Sampah ke TPA, Harus Dikelola Sendiri
Senin 27-04-2026,08:00 WIB