Bupati Muharram meneken MoU dengan Penasehat Utama YKAN, Wahyudi Wardoyo.(Humas) TANJUNG REDEB, DISWAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, kembali melakukan kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat atau non-government organization (NGO) yang bergerak di bidang lingkungan. Senin (16/10) kemarin, Bupati Muharram meneken nota kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Penasehat Utama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Wahyudi Wardoyo. Kerja sama yang dilakukan ini sendiri bukan lah hal baru. Dimana sebelumnya YKAN ini merupakan afiliasi dengan The Nature Conservancy (TNC) yang telah bekerja di Berau sejak tahun 2002 silam. Hingga akhirnya YKAN bergerak sendiri dalam menjalankan program kerjanya. Penasihat Utama YKAN, Wahyudi Wardoyo menjelaskan, kerja sama yang dilakukan ini merupakan bentuk dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Hal ini pun sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Berau dalam mewujudkan SDA berkelanjutan. “Salah satu pendekatan yang telah kami lakukan adalah program Sigap Sejahtera yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir ini,” jelasnya. Ia menegaskan, bahwa beberapa waktu lalu ada pertemuan para pengusaha dunia. Dalam pertemuan ini, menjaga sumber daya alam dan lingkungan hidup menjadi isu utama yang dibicarakan. “Jadi pola lama tidak lagi berlaku. Karena kerusakan lingkungan menjadi ancaman bagi masa depan bahkan bisa membuat usaha yang dijalankan bangkrut. Ini lah yang menjadi pokok pembicaraan untuk selalu dijaga. Dan YKAN berupaya untuk menerapkan ini dengan bekerja sama pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan,” tegasnya. Sementara Bupati Muharram menegaskan, bahwa menjaga lingkungan merupakan target utama yang harus dicapai pemerintah daerah, bahwa pemerintah membuka pintu kerja sama dengan pihak-pihak yang ingin mewujudkan program ini bersama-sama termasuk NGO. “Sejauh ini sangat banyak NGO yang sudah masuk ke Berau. Dan memberikan kontribusi positif. Karena dengan masuknya mereka, banyak program yang dibawa dan dijalankan untuk diterapkan. Dan hal itu sudah dirasakan di beberapa kampung. Tentu kita harapkan kerja sama ini bisa berjalan dengan lancar,” katanya. Dalam menjaga lingkungan hidup ini, disampaikan Muharram, memerlukan waktu yang cukup lama. Tentu pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Dengan bantuan dari LSM ini lah yang menjadi bagian untuk menguatkan dalam mewujudkan program tersebut. “LSM berkontribusi besar, mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan menjaga lingkungan,” pungkasnya. (hms5/app)
SDA dan Lingkungan Harus Dijaga
Kamis 17-10-2019,12:49 WIB
Reporter : admin3 diskal
Editor : admin3 diskal
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 22 September 2026, Cek di Sini!
Selasa 22-09-2026,08:01 WIB
Antrean BBM Konsisten Mengular di Kaltim, Pemprov: Persoalannya di SPBU
Selasa 22-09-2026,18:32 WIB
Sebelum Dimasukkan ke Tas Ransel, Bayi Dibenamkan ke Bak Mandi hingga Tak Bernyawa
Selasa 22-09-2026,08:33 WIB
Viral Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Balikpapan, Polda Kaltim Belum Ambil Kesimpulan
Selasa 22-09-2026,10:32 WIB
e-Commerce Mengubah Pola Belanja, Pasar Pagi Samarinda Perlu Bangun Daya Tarik Baru
Terkini
Selasa 22-09-2026,22:55 WIB
Sekolah di Bontang kembali Normal, Distribusi MBG Kembali Jalan
Selasa 22-09-2026,22:30 WIB
Pemkab Kutim Siapkan Akses Jalan hingga Internet untuk Sekolah Rakyat
Selasa 22-09-2026,22:00 WIB
Pemkab Berau Daftarkan Bekudung Betiung Masuk KEN
Selasa 22-09-2026,21:30 WIB
Mahulu Kembali Diselimuti Asap Karhutla, BPBD Sebut Kiriman dari Luar Daerah
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB