Perbaikan Jalan Gajah Mada dari Swadaya Kontraktor, Bukan Duit Pemkab

Jumat 02-04-2021,23:23 WIB
Reporter : Y Samuel Laurens
Editor : Y Samuel Laurens

Paser, nomorsatukaltim.com – Perbaikan Jalan Gajah Mada depan kantor DPRD Paser, rupanya tidak menggunakan uang pemkab. Melainkan dari swadaya kontraktor.

“Penanganan (ruas rusak)atau perbaikan Jalan Gajah Mada, itu swadaya kontraktor,” ungkap Wakil Ketua Komisi III, Basri. Jika memaksakan menggunanakan anggaran pemeliharaan jalan rutin oleh Pemkab, dipastikan tak cukup. Mengingat anggara tersedia hanya Rp 1 miliar. “Kasihan jalan kabupaten (lainnya) dan pedesaan. Kalau anggarannya ditarik (digunakan) untuk menangani satu ruas itu (Jalan Gajah Mada) saja,” sebut Politisi Golkar ini. Anggaran pemeliharaan terbatas itu membuat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Hasanuddin Meradje kebingungan. Sehingga kontraktor menginisiasi lakukan perbaikan secara swadaya. “Makanya ada inisiatif dari Kadis PU, meminta kepada kontraktor untuk membantu perbaikan Jalan Gajah mada itu,” bebernya. Jauh hari sebelum adanya insiden dump truk muatan sawit terguling, pihaknya rutin berkoordinasi dengan DPUTR. Bagaimana caranya Jalan Gajah Mada itu diperbaiki. Apalagi sekarang bukan lagi berstatus jalan provinsi. Melainkan telah dilimpahkan menjadi status ruas kabupaten. Sebagai catatan, saat pembahasan anggaran untuk 2021, komisi III meminta Rp 5 miliar terkait pemeliharaan jalan. Karena dirasa cukup untuk pemeliharaan maupun perbaikan tanggap darurat ruas jalan hingga di lingkungan desa. Ternyata, itu urung terwujud, hanya dianggarkan Rp 1 miliar. Hal itu dapat dimaklumi, mengingat saat ini masih pandemi COVID-19. Adanya inisiatif dari kontraktor untuk swadaya memperbaiki ruas rusak di Jalan Gajah Mada. Yang mana seharusnya menjadi tanggung jawab Pemkab Paser, dikatakan Basri hal itu tidak masalah. “Alhamdulillah ada yang mau membantu. Karena memang kami dari awal pembahasan anggaran 2021, sudah disuarakan. Tapi pengelolaan anggaran itu adalah di pemerintah. Karena juga masih harus menyisihkan anggaran untuk penangan COVID-19,” pungkasnya. (asa/boy)
Tags :
Kategori :

Terkait