Pernyataan Marc Klok Ajak Bobotoh ke Samarinda Diprotes The Jakmania
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno menilai ajakan Marc Klok kepada Bobotoh untuk datang ke Samarinda kurang tepat mengingat situasi rivalitas kedua suporter yang sedang memanas. -- Dimas Rafi-- disway.id
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM - Usai pernyataannya yang mengajak Bobotoh hadir menyaksikan langsung laga panas Persija Jakarta Vs Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu 10 Mei 2026, Kapten Persib Bandung Mark Klok menuai sorotan.
Pernyataan Mark Klok mendapat respons keras dari suporter Persija Jakarta, The Jakmania.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, bahkan menyampaikan surat aspirasi resmi kepada PSSI terkait ucapan gelandang Timnas Indonesia yang mengajak Bobotoh--suporter Persib Bandung, menghadiri pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia itu.
Diky Soemarno menilai ajakan Marc Klok kepada Bobotoh untuk datang ke Samarinda kurang tepat mengingat situasi rivalitas kedua suporter yang sedang memanas.
Baca Juga: 7.500 Lembar Tiket dan 620 Personel Gabungan Siaga, Persija vs Persib Dijaga Ketat di Segiri
Menurutnya, sebagai pemain senior sekaligus kapten tim, Klok seharusnya membantu meredam tensi, bukan justru memancing potensi kerawanan.
“Memang hari ini kami dari Pengurus Pusat The Jakmania menyampaikan surat aspirasi kepada federasi terkait pernyataan salah satu pemain Persib Bandung, yaitu Marc Klok,” ujar Diky.
Ia menambahkan, meski ucapan tersebut mungkin dimaksudkan sebagai candaan, namun tetap dinilai tidak bijaksana dalam kondisi saat ini.
“Kalau pun itu bercanda, menurut kami kurang tepat disampaikan di tengah situasi yang sedang memanas,” lanjutnya.
Baca Juga: Bobotoh Dilarang Masuk Saat El Clasico Indonesia Antara Persija Vs Persib Digelar di Segiri
Surat Protes The Jakmania Diterima PSSI
Surat keberatan dari The Jakmania diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.
Diky menegaskan, ajakan kepada Bobotoh untuk hadir di Samarinda dianggap bertentangan dengan upaya menjaga keamanan pertandingan.
Apalagi, Persija Jakarta sendiri harus rela memindahkan laga kandang dari Jakarta demi alasan keamanan.
“Persija gagal bermain di Jakarta dan harus pindah ke Samarinda demi keamanan. Jadi menurut kami kurang elok jika ada ajakan kepada suporter untuk datang beramai-ramai ke sana,” jelas Diky.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: disway.id
