Samarinda, Nomorsatukaltim.com - Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Pusat, meminta ketegasan aparat Kepolisian Republik Indonesia terkait mandeknya 21 laporan masyarakat di Polresta Samarinda. Abdul Rahim, Sekjen LKBH Permahi dalam konferensi pers menuturkan, pihaknya telah mencatat ada sekitar 21 laporan masyarakat yang dilaporkan ke Polresta Samarinda sejak Januari 2019. "Dari 21 laporan yang telah tercatat, tanggapan kepolisian hanya sebatas pembuatan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Bahkan, dari 21 Laporan itu ada yang usianya sudah 3 tahun," jelas Abdul Rahim. Dari agenda konferensi pers yang digelar di Cafe Mawar di jalan Mawar Samarinda ini, Permahi ingin mempertanyakan kejelasan hasil penyidikan yang dilakukan Polresta Samarinda. Sebab, kondisi ini kemudian menjadi keresahan masyarakat terkait tindak lanjut dan kepastian hukum yang sedang berjalan. "Tidak berjalannya 21 laporan yang dikuasakan kepada LKBH Permahi ini akhirnya menimbulkan persepsi. Apakah perbuatan oknum kepolisian justru ada keberpihakan terhadap oknum tertentu," tegasnya. Dikonfirmasi terkait hal ini, Wakasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Supriadi memaparkan, saat ini pihaknya baru menginventarisasi sejumlah perkara yang dipertanyakan oleh LKBH Permahi. "Saya baru menginventarisasi, ada sekitar 16 laporan dari Permahi yang sampai kepada saya. Dari 16 laporan itu, dua laporan dihentikan dengan dasarnya pencabutan laporan. Sementara 14 lainnya dianggap belum cukup alat bukti," jelas Supriadi. Ditemui di ruang kerjanya, Supriadi menyebut bahwa sesuai mekanisme laporan dan penyidikan, pihaknya juga telah mengirimkan SP2HP sesuai alamat pelapor. Dalam rangka memberikan informasi terkait perkembangan laporan. (sam/zul)
Puluhan Laporan Disebut Mandek di Polresta Samarinda
Selasa 08-09-2020,18:51 WIB
Reporter : Disway Kaltim Group
Editor : Disway Kaltim Group
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 19-06-2026,06:00 WIB
Ramalan Cuaca Kaltim dan IKN, 19 Juni 2026, Waspada Cuaca Ekstrem!
Jumat 19-06-2026,16:09 WIB
Cegah Meningkatnya Penyakit Jantung, Pemkab Kutim MoU dengan 12 Rumah Sakit Daerah di Kaltim
Jumat 19-06-2026,08:00 WIB
Eks Bos Persiba Catur Adi Prianto Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Cuci Uang
Jumat 19-06-2026,13:05 WIB
Berani Mengkritik di Hadapan Penguasa Zalim, Kisah Ulama Imam Hasan al-Bashri Melawan Tirani al-Hajjaj
Jumat 19-06-2026,11:59 WIB
Pemprov Kaltim Dorong Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Tembus Pengakuan Internasional
Terkini
Jumat 19-06-2026,23:01 WIB
Lima Rute Ini Jadi Favorit Penumpang dari Balikpapan Saat Libur Sekolah 2026
Jumat 19-06-2026,22:50 WIB
Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Begini Alasan Penyidik
Jumat 19-06-2026,22:31 WIB
Saldo JHT Hingga Rp50 Juta Bebas Pajak, Selebihnya Dikenakan 5 Persen
Jumat 19-06-2026,22:01 WIB
Senja di Kemilau Laut Pondong, Tempat Favorit Nikmati Sunset di Paser
Jumat 19-06-2026,21:30 WIB