Dorong Gen Z jadi Pengusaha, Ini yang Akan Dilakukan Pemkab Kutim
Stan Kecamatan Kongbeng menampilkan beragam produk unggulan UMKM dan kerajinan lokal dalam rangkaian Expo Kutai Timur.-Sakiya Yusri-Disway Kaltim
KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Pemkab Kutim ingin anak-anak muda, khususnya generasi Z, tidak hanya berorientasi menjadi pekerja.
Tetapi juga berani membangun bisnis dan menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
Dorongan tersebut menjadi salah satu perhatian Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Ekonomi Kreatif Kutim, melalui program peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sepanjang 2026.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Ekonomi Kreatif Kutim, Marhadyn, menyebut anak muda memiliki peluang besar untuk terjun ke dunia usaha.
BACA JUGA:Kutim Siapkan Galeri Arkeologi Jadi Museum, Bidik Pusat Edukasi hingga Informasi Geopark Mangkalihat
Namun, keberanian memulai bisnis perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola dan mengembangkan usaha.
Menurutnya, pemerintah tidak ingin generasi muda hanya memiliki ketertarikan berwirausaha tanpa memahami tahapan yang harus dipersiapkan.
Karena itu, pembinaan diberikan agar mereka mempunyai bekal ketika memasuki dunia bisnis.
BACA JUGA:Underpass Kedua di Rantau Pulung Resmi Beroperasi, Pisahkan Jalur Tambang dan Masyarakat
“Anak-anak Gen Z kita yang masih muda tidak berfokus untuk bekerja di perusahaan, tetapi bisa menciptakan usahanya sendiri dan bisa merekrut teman-temannya,” ujar Marhadyn.
Melalui pendekatan tersebut, UMKM diharapkan menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda dalam membangun kemandirian ekonomi.
Bahkan, usaha yang dirintis secara sederhana berpeluang berkembang menjadi bisnis yang mampu menyerap tenaga kerja.
Untuk mewujudkan target itu, Diskop UKM Kutim menyusun pembinaan dengan berbagai materi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan pengusaha pemula.
Peserta tidak hanya mendapatkan dorongan motivasi, tetapi juga diajarkan memahami pengelolaan bisnis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
