Bankaltimtara

Kebakaran di Jalan Wolter Monginsidi Samarinda, 12 Rumah Terbakar dan 48 Warga Terdampak

Kebakaran di Jalan Wolter Monginsidi Samarinda, 12 Rumah Terbakar dan 48 Warga Terdampak

Kebakaran terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Gang 7, RT 28, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (29/10/2026) sore.-Mayang Sari/ Nomorsatukaltim-

SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Wolter Monginsidi, Gang 7, RT 28, Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis, 29 Oktober 2026 sore.

Sebanyak 12 rumah terbakar, 2 bangunan terdampak dan 14 kepala keluarga dengan 48 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Laporan sementara dari Info Taruna Samarinda-Tanggap Reaksi Cepat (ITS-TRC) dan Relawan Kota Samarinda juga mencatat, 2 warga mengalami luka, 5 orang sesak napas. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 15.10 Wita. Api merambat dari permukiman bagian bawah menuju kawasan perbukitan.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Bocah SD

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan berupaya mengendalikan kobaran api di tengah akses jalan yang sempit dan menanjak serta keterbatasan sumber air.

Asap hitam pekat yang membubung membuat warga berhamburan keluar rumah. Sebagian berusaha menyelamatkan anggota keluarga, sementara lainnya mengeluarkan barang-barang berharga agar tidak ikut terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Samarinda, Hendra AH mengatakan, petugas masih fokus pada penanganan di lokasi.

“Sementara untuk total kerugian material, belum bisa kami perkirakan karena masih perlu pendataan lebih lanjut,” ujar Hendra.

BACA JUGA: Residivis Kasus Penganiayaan Kembali Masuk Bui, Ditangkap Edarkan Sabu di Kawasan Pelabuhan Samarinda

Dia menjelaskan, kondisi geografis menjadi tantangan utama bagi petugas. Permukiman yang berada di perbukitan dengan akses jalan sempit menyulitkan pergerakan kendaraan pemadam.

Keterbatasan air juga membuat petugas perlu mencari sumber pasokan untuk mendukung proses pemadaman.

Untuk mengatasi kendala tersebut, petugas memanfaatkan pasokan air dari intake Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait