Bupati Berau Panggil PLN dan PLTU Lati, Respons Keluhan Masyarakat soal Listrik
Bupati dan Wakil Bupati Berau saat memimpin pertemuan dengan PLN UP3 berau dan PLTU Lati.-(Disway Kaltim/ Setiawan)-
TANJUNG REDEB, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memfasilitasi pembahasan terkait gangguan pasokan listrik yang dikeluhkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Melalui pertemuan bersama sejumlah pihak pada Selasa, 27 Oktober 2026, Pemkab Berau berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani dan tidak terus mengganggu aktivitas warga.
Rapat tersebut digelar setelah adanya aksi masyarakat di kantor PLN UP3 Berau pada Senin malam, 26 Oktober 2026.
Pertemuan dihadiri perwakilan masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kesultanan Gunung Tabur dan Sambaliung, PLN UP3 Berau, serta PLTU Lati.
Dalam pertemuan itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meminta agar kebutuhan listrik masyarakat menjadi perhatian utama dalam pengelolaan dan penyaluran pasokan listrik.
Ia menekankan pentingnya komunikasi antara PLN dan perusahaan yang menjadi konsumennya untuk mencari pengaturan yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
“PLN UP3 Berau perlu memprioritaskan masyarakat dan membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan konsumennya agar kebutuhan listrik warga lebih diperhatikan,” ujarnya.
Sri Juniarsih menyampaikan, listrik saat ini menjadi bagian penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, pasokan listrik juga berpengaruh terhadap kegiatan usaha, termasuk aktivitas perdagangan yang memanfaatkan jaringan internet dan layanan digital.
BACA JUGA: Bupati Sri Temui Ratusan Massa Pengunjuk Rasa di Kantor PLN UP3 Berau
Karena itu, ia berharap penanganan gangguan kelistrikan turut memperhatikan dampaknya terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
Bupati juga meminta agar peluang dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dipertimbangkan untuk penyediaan fasilitas pendukung komunikasi di ruang terbuka hijau.
Selain penanganan gangguan yang terjadi saat ini, Pemkab Berau juga menaruh perhatian pada kesiapan pasokan listrik menjelang Ramadan.
Sri Juniarsih berharap keandalan listrik dapat dijaga sehingga masyarakat tidak mengalami gangguan berulang saat menjalankan aktivitas maupun ibadah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
