Bankaltimtara

Bupati Mahulu Minta Pertamina Maksimalkan Distribusi BBM Sampai Long Apari

Bupati Mahulu Minta Pertamina Maksimalkan Distribusi BBM Sampai Long Apari

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan-Iswanto/ Nomorsatukaltim-

MAHULU, NOMORSATUKALTIM- Ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di wilayah Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai menjadi persoalan krusial yang dihadapi masyarakat setempat setiap tahun.

Kondisi ini pun mendapat perhatian Pemkab Mahulu usai mendengar keluhan masyarakat di perbatasan itu.

‎Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan menegaskan, kelancaran distribusi menjadi persoalan penting karena keterlambatan pasokan dapat berdampak langsung terhadap harga BBM yang diterima masyarakat.

‎“Karena distribusi BBM sendiri harus terus berkelanjutan, tidak boleh terputus. Karena pada saat terputus harga BBM akan sangat melonjak,” kata Angela, Selasa, 27 Oktober 2026.

BACA JUGA: Akhirnya Kampung di Long Pahangai Terakses Jaringan Listrik, Pekerjaan Selanjutnya Tinggal Pasokan BBM

‎Menurutnya, perhatian Pertamina terhadap Mahulu tidak cukup hanya pada jumlah kuota yang tersedia.

Mekanisme dan biaya distribusi juga perlu diperhatikan agar BBM dapat sampai ke wilayah yang lebih jauh dengan harga yang tidak semakin membebani masyarakat.

‎Angela menyebut, sebelumnya terdapat kendala distribusi dari APMS menuju wilayah Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari.

Salah satu persoalannya berkaitan dengan biaya angkutan yang cukup tinggi sehingga distribusi belum dapat menjangkau wilayah yang lebih jauh.

BACA JUGA: DPRD Mahulu Desak Pemda hingga Pusat Serius Bangun Jalan Menuju Long Apari

‎“Beberapa waktu yang lalu ada kendala yang terjadi di APMS kita untuk mendistribusikan hingga ke Tiong Ohang karena ongkos angkut yang lumayan berbeda sehingga tidak bisa didistribusikan hingga ke ulu,” ujarnya.

‎Karena itu, Angela berharap Pertamina dapat mencari pola distribusi yang lebih efisien, termasuk mempertimbangkan kondisi geografis dan perubahan musim di Mahulu.

‎Ia berharap distribusi BBM tidak berhenti di Tiong Ohang, tetapi dapat menjangkau sampai di Kampung Long Apari yang memiliki tantangan akses lebih besar karena harus melalui jalur air.

‎“Kalau bisa bantulah pendistribusian ini tidak hanya melihat dari ongkos. Anggapnya menyesuaikan antara kemarau ataupun saat normal. Saya sangat berharap bahwa Mahulu perlu diperhatikan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: