APBD Paser 2027 Diproyeksi Cuma Rp 3,1 Triliun, Lebih Rendah dari 2026
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari saat memaparkan nota keuangan Raperda APBD 2027.-Prokopim Paser-
PASER, NOMORSATUKALTIM - APBD Paser tahun 2027 diproyeksikan mencapai Rp3,1 triliun.
Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan APBD murni 2026 yang mencapai Rp4,1 triliun.
Proyeksi tersebut disampaikan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2027, Kamis, 10 September 2026.
Dalam paparannya, Ikhwan menyebut total pendapatan daerah yang direncanakan pada 2027 mencapai Rp3,07 triliun.
BACA JUGA:12 Pengembang Ikuti Expo Perumahan di MPP, Pemkab Paser Dorong Penyediaan Hunian Layak
Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp307,2 miliar, pendapatan transfer Rp2,6 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp70 miliar.
"Kemampuan fiskal pemerintah daerah untuk membiayai belanja pada anggaran 2027 adalah sebesar Rp3,1 triliun," sebut Ikhwan.
BACA JUGA:Kodim 0904/Paser Tanam 500 Bibit Pohon di Kawasan Sirkuit Tanah Grogot
Dari total kemampuan fiskal tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk sejumlah pos belanja.
Belanja operasi menjadi komponen terbesar dengan alokasi Rp2,04 triliun.
"Belanja modal dialokasikan sebesar Rp705 miliar, belanja tidak terduga Rp5 miliar, serta belanja transfer sebesar Rp347 miliar," paparnya.
Lebih rinci belanja operasi terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp1,1 triliun, belanja barang dan jasa sebesar Rp802 miliar, belanja hibah sebesar Rp51 miliar.
Kemudian, belanja modal sebesar Rp705 miliar, terdiri dari belanja modal tanah Rp40 miliar, belanja modal peralatan dan mesin Rp21 miliar, belanja modal gedung dan bangunan Rp9 miliar, belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi Rp633 miliar, banja modal aset tetap Rp247 juta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
