Dugaan Larangan Hijab di Unhan Viral, Kemenhan Buka Suara
Kemenhan mengklarifikasi isu larangan hijab bagi kadet perempuan di Universitas Pertahanan (Unhan).-(Ist./ Dok. Unhan) -
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin memastikan kadet perempuan Universitas Pertahanan (Unhan) yang beragama Islam tetap diperbolehkan mengenakan hijab selama menjalani pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melalui siaran pers resmi pada Minggu, 24 Agustus 2026.
Klarifikasi itu muncul setelah media sosial ramai membahas pengakuan seorang calon mahasiswi Unhan yang memutuskan mundur setelah mengaku diminta melepas hijab.
Dalam keterangannya, Kemenhan menyebut Menhan Sjafrie telah memberikan arahan agar aturan seragam kadet Unhan disesuaikan sehingga penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim dapat diakomodasi.
BACA JUGA: Dugaan Pelarangan Hijab di Unhan, MUI Desak Klarifikasi Resmi
BACA JUGA: Heat Stroke Picu Kematian Peserta Diklatsarmil SPPI di Rindam VI/Mulawarman
"Menteri Pertahanan RI telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim," demikian isi siaran pers Kemenhan.
Kemenhan juga menegaskan tidak pernah menerapkan kebijakan yang secara umum melarang mahasiswi Unhan menggunakan hijab.
Menurut Kemenhan, larangan tersebut juga tidak tercantum dalam Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pedoman Kehidupan Kadet Universitas Pertahanan.
Terkait ketentuan melepas hijab saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Akademi Militer, Magelang, pihak Kemenhan menilai hal tersebut diterapkan karena pertimbangan keamanan.
BACA JUGA: PB SEMMI Rencana Laporkan Arya Wedakarna Buntut Ucapan Tolak Penerima Tamu Bandara Berhijab
BACA JUGA: Rasis, Senator Bali Tak Mau Perempuan Berhijab Jadi Front Line di Bandara
Pelepasan hijab dalam kondisi tertentu dinilai dapat memberikan keleluasaan bagi kadet untuk bergerak ketika mengikuti rangkaian latihan militer.
Namun, aturan tersebut tidak berarti kadet perempuan Muslim dilarang mengenakan hijab dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani pendidikan di Unhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
