Demi Cegah Karhutla, Pemkab Berau Batalkan Manutung Jukut 2026
Kemeriahan Irau Manutung Jukut tahun 2024 lalu.-DOK/Prokopim Berau-

Banner Prokopim Pemkab Berau 2025--
BERAU, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau membatalkan pelaksanaan kegiatan Manutung Jukut Tahun 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Pembatalan tersebut disampaikan Dinas Perikanan Kabupaten Berau melalui surat Nomor 500.5.1/464/DISKAN tertanggal 18 Agustus 2026.
Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari Surat Himbauan Bupati Berau Nomor 300.2.3/580/BPBD tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Hidrometeorologi Kering di Kabupaten Berau.
Melalui surat tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Di antaranya membuang puntung rokok sembarangan, melakukan pembakaran terbuka, maupun menggunakan peralatan yang dapat menimbulkan percikan api.
BACA JUGA:Pemkab Berau Upayakan TPP ASN Tak Dipangkas di Tengah Efisiensi Anggaran
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan, kondisi wilayah Berau saat ini membutuhkan kewaspadaan tinggi lantaran tingginya potensi karhutla.
“Berau merupakan salah satu daerah dengan titik api terbanyak di Kalimantan Timur dan juga menjadi daerah terpanas nomor tiga di Indonesia. Karena itu, berbagai kegiatan yang berhubungan dengan api terpaksa harus kami batalkan,” tegas Sri Juniarsih.
Menuratnya, pembatalan Manutung Jukut bukan berarti pemerintah mengurangi semangat masyarakat dalam memeriahkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb. Namun, keselamatan masyarakat dan pencegahan bencana menjadi pertimbangan utama.
“Memang kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan dan bagian dari kemeriahan HUT Berau maupun Kota Tanjung Redeb. Tetapi dalam kondisi seperti sekarang, keselamatan masyarakat dan pencegahan kebakaran harus menjadi prioritas,” ujarnya.
BACA JUGA:Bupati Berau Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Persatuan Jadi Pesan Utama
Sebagai pengganti Manutung Jukut, Pemkab Berau akan mengalihkan kegiatan ke Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) serta Pasar Ikan dan Pangan Murah.
Sri Juniarsih mengatakan, ikan yang sebelumnya disiapkan untuk kegiatan Manutung Jukut akan tetap disalurkan kepada masyarakat melalui program tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
