Gubernur DKI Minta Pagar Tinggi Mal Dibongkar: Khawatir Berlebihan Tidak Baik
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta pengelola mal membongkar pagar tinggi, karena yakin Jakarta tetap aman.-(Disway.id/Cahyono)-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana meminta pengelola Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan, membongkar pagar besi setinggi sekitar 2,5 meter yang belakangan mengundang perhatian publik.
Menurutnya, pemasangan pagar tinggi sebagai bentuk antisipasi kerusuhan merupakan kekhawatiran yang berlebihan.
Pagar besi berwarna abu-abu dengan ujung runcing itu terpasang di area depan mal yang berada di Jalan Raya Casablanca.
Kemunculannya sempat memicu berbagai spekulasi di media sosial dan dikaitkan dengan isu potensi kerusuhan pada Agustus.
BACA JUGA: Mal di Jakarta dan Surabaya Mendadak Dipagar Tinggi, Publik Khawatir Rusuh, APPBI dan Apindo Menepis
Pramono menegaskan, pagar tersebut tidak perlu dipertahankan dalam jangka panjang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama TNI dan Polri akan memastikan situasi keamanan di ibu kota tetap kondusif.
"Pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," tegas Pramono di kawasan Blok M, Jumat (31/7/2026).
Ia menilai masyarakat maupun pengelola pusat perbelanjaan tidak perlu diliputi kekhawatiran berlebihan terhadap situasi keamanan Jakarta.
"Kekhawatiran yang berlebihan juga tidak baik. Dan saya sebagai Gubernur Jakarta koordinasi dengan TNI, Polri, aparat penegak hukum lainnya kami akan menjaga Jakarta mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman dan membuat kegembiraan bagi siapapun yang ada untuk menikmati Jakarta," ujarnya.
BACA JUGA: Glodok Plaza Terbakar, Saksi Bisu Kerusuhan 98 hingga Pusat Elektronik Terbesar di Masanya
Sementara itu, menanggapi ramainya perbincangan mengenai pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menegaskan pemasangan pagar bukan merupakan fenomena baru.
Menurutnya, banyak pusat perbelanjaan telah memiliki pagar sejak awal dibangun sebagai bagian dari pengelolaan kawasan.
“Pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukan hal baru. Banyak pusat perbelanjaan yang sejak dibangun telah dilengkapi pagar,” kata Alphonzus kepada Disway.id melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/7/2026).
Ia menjelaskan, pusat perbelanjaan yang baru memasang pagar melakukannya demi meningkatkan ketertiban akses keluar-masuk pengunjung, bukan karena adanya ancaman kerusuhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
