Pemerintah Ubah Arah Program MBG, Kelompok 3B dan Daerah 3T Jadi Prioritas
Pemerintah ubah fokus Program MBG dengan memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan wilayah 3T.-(Foto/ Istimewa)-
JAKARTA, NOMORSATUKALTIM – Pemerintah mengubah fokus pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memprioritaskan kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Langkah ini disebut sebagai bagian dari evaluasi dan penyempurnaan tata kelola program agar manfaatnya lebih tepat sasaran.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan kelompok 3B menjadi prioritas karena intervensi gizi pada kelompok tersebut dinilai paling efektif dalam mencegah dan menurunkan angka stunting.
“Yang notabene memang intervensi kalau bicara stunting itu paling maksimal ada di situ (3B),” ujar Qodari, dikutip Antara, Jumat (27/6/2026).
BACA JUGA: LBH Samarinda Kritik Program MBG, Minta Pelaksanaan Dievaluasi Total
BACA JUGA: Distribusi MBG di Bontang Berhenti Selama Libur Sekolah, Ibu Hamil Juga Tak Dapat Jatah
Selain menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, pemerintah juga memperkuat pelaksanaan MBG di daerah 3T yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses layanan dan sumber daya.
Menurut Qodari, perhatian lebih kepada wilayah 3T diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di daerah terpencil.
“Jadi, bagaimana daerah-daerah yang tertinggal, terluar, terpencil, yang notabene mungkin selama ini perhatian masih kurang, sumber daya juga kurang, itu yang akan diprioritaskan,” katanya.
Pemerintah menilai Program MBG telah memberikan manfaat nyata karena makanan bergizi disalurkan secara rutin kepada penerima manfaat selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
BACA JUGA: 100 Titik MBG Segera Hadir di Kutim, Kebutuhan Tahu-Tempe Diprediksi Naik
BACA JUGA: Jumlah Layanan MBG di Balikpapan Kembali Penuh Setelah Sempat Menyusut
Meski demikian, pemerintah tetap melakukan evaluasi menyeluruh agar kualitas pelaksanaan program terus meningkat, baik dari sisi kandungan gizi maupun keamanan pangan.
Qodari optimistis berbagai pembenahan yang tengah dilakukan akan memperkuat efektivitas Program MBG di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
