Gempa di Venezuela Tewaskan Lebih 32 Orang dan 700 Lainnya Terluka
Gempa di Venezuela tewaskan lebih dari 32 orang.-Antara/ Xinhua-
ISTANBUL, NOMORSATUKALTIM - Gempa besar yang melanda Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 menewaskan sekira 32 orang dan menyebabkan 700 orang terluka.
Hal ini diungkapkan Presiden Sementara Venezuela Delcy Rodriguez dikutip dari Antara melansir Anadolu, Kamis, 25 Juni 2026.
Angka tersebut dalam laporan merupakan informasi pertama yang disampaikan Rodriguez terkait jumlah korban gempa.
Para seismolog mengkonfirmasi gempa besar pertama bermagnitudo 7,2 melanda dekat kota San Felipe, ibu kota negara bagian Yaracuy.
BACA JUGA: Aktivitas Gempa di Kalimantan Meningkat Signifikan Sejak 2021, BMKG Catat Ada Ratusan Kejadian
Sekitar 40 detik kemudian, gempa kedua yang lebih besar bermagnitudo 7,5 kembali terjadi di tenggara kota Yumare.
Gempa tersebut merupakan gempa terbesar yang pernah melanda Venezuela dan yang terkuat selama 125 tahun terakhir.
Sementara Dinas Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan, episentrum tersebut berkedalaman 10 kilometer dari permukaan tanah dan titiknya berada di barat wilayah pesisir Moron.
Gempa tersebut terasa dengan sangat kuat di ibu kota Caracas sehingga menyebabkan ambruknya sejumlah bangunan.
BACA JUGA: Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez Bongkar Klaim dan Kebohongan Amerika
USGS memperkirakan jumlah korban tewas dapat mencapai ribuan, dengan rentang jumlahnya dari 10 ribu hingga 100 ribu orang.
Dengan tujuan utama untuk menyelamatkan nyawa, Presiden Rodriguez mengatakan, bahwa otoritas setempat berfokus menyelamatkan korban yang terjebak di reruntuhan gedung dan rumah-rumah yang hancur, menurut laporan teleSUR.
Menurut data teknis terkini dari USGS, gempa ganda tersebut mengguncang wilayah Venezuela utara dengan sangat keras.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: antara
