Urus Adminduk, Warga Pesisir Bontang Terkendala Akses ke Kota
Pelayanan kependudukan 'jempu bola' di wilayah Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.-IST/Disdukcapil Bontang-
BONTANG, NOMORSATUKALTIM - Masyarakat pesisir Bontang masih kesulitan dalam mengurus administrasi kependudukan karena terkendala akses.
Jarak, biaya transportasi, hingga kondisi geografis menjadi penghambat utamanya. Tak jarang, ada juga warga yang belum memiliki KTP.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bontang harus mendatangi atau jemput bola ke daerah pesisir untuk melayani pengurusan identitas warga.
Baru-baru ini, Disdukcapil mendatangi wilayah Malahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan.
BACA JUGA: Proyek Multiyears Pengembangan Waduk Kanaan Bontang Resmi Dibatalkan
Lurah Tanjung Laut Indah, Elis Biantoro mengatakan, daerah pesisir memang selama ini terkendala akses dalam mengurus administrasi kependudukan.
“Alhamdulillah kegiatan (Disdukcapil jemput bola) berjalan lancar dan sesuai harapan. Ini sangat membantu warga kami di Malahing yang selama ini terkendala akses,” katanya, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Malahing dikenal sebagai permukiman terapung yang berada cukup jauh dari pusat Kota Bontang.
Untuk mencapai Pelabuhan Tanjung Laut saja warga harus menempuh perjalanan laut sekitar 15 hingga 30 menit.
BACA JUGA: Penangangan Longsor di Bontang Terkendala Administrasi dan Lahan Warga
“Masalah utamanya itu jarak dan biaya. Jadi ketika layanan datang langsung ke daerah itu, tentu sangat meringankan,” jelas Elis.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 32 warga RT 30 Malahing mendapatkan layanan administrasi kependudukan.
Rinciannya untuk perubahan Kartu Keluarga (KK) 19 orang, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) 6 orang, penerbitan akta kelahiran 4 orang dan perekaman dan pencetakan KTP sebanyak 3 orang.
"Layanan ini penting karena dokumen kependudukan menjadi dasar berbagai urusan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga akses bantuan sosial," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
