Hasil Sesi Practice Direvisi, Veda Ega Lolos Q2 Moto3 Ceko 2026
Veda Ega Pratama lolos langsung ke Q2 Moto3 GP Ceko 2026 setelah FIM merevisi hasil practice.-(Ist./IG Veda)-
BRNO, NOMORSATUKALTIM - Kabar baik datang dari Sirkuit Automotodrom Brno, Republik Ceko. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, akhirnya dipastikan lolos langsung ke sesi Q2 Moto3 GP Ceko 2026 setelah hasil Practice mengalami revisi.
Sebelumnya, pembalap Honda Team Asia itu mengakhiri sesi Practice di posisi ke-15, satu tingkat di luar zona lolos otomatis ke Q2. Hasil tersebut sempat membuat Veda harus berjuang melalui sesi Q1 pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Namun, situasi berubah setelah pihak FIM mendiskualifikasi pembalap asal Inggris, Eddie O'Shea.
Diskualifikasi dijatuhkan karena total berat motor dan pembalap milik O'Shea berada di bawah batas minimum yang ditetapkan regulasi Moto3, yakni 152 kilogram.
Keputusan itu membuat hasil Practice direvisi. Veda yang sebelumnya berada di posisi ke-15 naik satu peringkat ke posisi ke-14, atau batas terakhir pembalap yang berhak melaju langsung ke Q2.
Dengan demikian, pembalap asal Gunungkidul tersebut terhindar dari persaingan ketat di Q1 dan langsung mengamankan tempat dalam perebutan posisi start terbaik.
Veda Terus Meningkat di Brno
Pada sesi Practice yang berlangsung selama 35 menit, Veda mencatatkan performa cukup solid di lintasan yang baru pertama kali ia jajal dalam ajang Grand Prix.
Pembalap berusia 17 tahun itu menyelesaikan total 14 putaran dan membukukan waktu terbaik 2 menit 05,911 detik.
Catatan tersebut dibuat pada lap ke-11, tepat setelah dirinya kembali ke lintasan usai menjalani pit stop dalam run kedua.
Meski masih tertinggal 1,157 detik dari pembalap tercepat, Veda terus berupaya meningkatkan kecepatannya pada tiga putaran terakhir. Namun, usahanya belum mampu memperbaiki catatan waktu yang sudah dibuat sebelumnya.
Hasil itu sempat membuatnya berada di posisi ke-15. Beruntung, revisi hasil Practice mengubah nasibnya dan membuka jalan menuju Q2.
Brno Tidak Mudah
Usai sesi Practice, Veda mengakui dirinya menghadapi tantangan besar saat pertama kali menaklukkan karakteristik Sirkuit Brno.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
