Bankaltimtara

Inafis Polres Kubar Ungkap Penyebab Kebakaran Rumah Kos di Tering: Ada Pemindahan BBM

Inafis Polres Kubar Ungkap Penyebab Kebakaran Rumah Kos di Tering: Ada Pemindahan BBM

Tim Inafis Polres Kutai Barat melakukan olah TKP kebakaran rumah kos 4 pintu di Kampung Purworejo, Kecamatan Tering.-(Ist./ Dok. Humas Polres Kubar)-

KUBAR, NOMORSATUKALTIM – Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polres Kutai Barat (Kubar) mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah kos empat pintu di Kampung Purworejo RT 002, Kecamatan Tering, Kubar, pada Minggu, 7 Juni 2026. 

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang berlangsung di area bangunan tersebut.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.40 WITA itu menyebabkan kerusakan berat pada bangunan kos serta merusak satu unit mobil Toyota Avanza dan satu unit sepeda motor. 

Selain kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp850 juta, peristiwa tersebut juga mengakibatkan penghuni rumah kos berinisial S (45) mengalami luka ringan.

BACA JUGA: Rumah 2 Lantai Ludes dalam 1 Jam, Penyebab Kebakaran di Jalan APT Pranoto Sangatta Misterius

Kapolres Kubar, AKBP Boney Wahyu Wicaksono melalui Kasi Humas Polres Kubar, Iptu Sukoco menjelaskan bahwa Tim Inafis telah melakukan olah TKP untuk mengidentifikasi sumber dan penyebab awal kebakaran.

“Berdasarkan hasil olah TKP sementara yang dilakukan Tim Inafis Polres Kutai Barat, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pemindahan bahan bakar minyak jenis pertalite dari kendaraan ke dalam jerigen yang dilakukan di lokasi kejadian,” ujar Iptu Sukoco kepada NOMORSATUKALTIM. 

Menurut Sukoco, saat proses pemindahan BBM berlangsung, pada waktu yang bersamaan terdapat aktivitas memasak di sekitar lokasi. 

“Pada saat yang sama terdapat aktivitas memasak di area sekitar. Dugaan sementara, percikan api dari aktivitas tersebut memicu ledakan sehingga api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian bangunan lainnya,” katanya.

BACA JUGA: Ekskavator Terbakar di Kampung Empas, Damkar Masih Selidiki Penyebab Kebakaran

Dari hasil pemeriksaan lapangan, Tim Inafis menemukan bahwa karakteristik bangunan turut mempercepat penyebaran api. Rumah kos yang berbentuk bangsalan dengan beberapa kamar berdampingan membuat kobaran api mudah merambat dari satu bagian ke bagian lainnya dalam waktu singkat.

Selain itu, sebagian material bangunan yang mudah terbakar menyebabkan proses penyebaran api berlangsung sangat cepat. Saat kebakaran terjadi, warga sekitar bersama personel kepolisian berusaha melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan pemadam kebakaran tiba di lokasi.

“Api berkembang cukup cepat karena kondisi bangunan dan keberadaan material yang mudah terbakar. Oleh sebab itu, upaya pemadaman awal dilakukan bersama-sama sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran,” jelas Sukoco.

Petugas dari Disdamkar Kubar, Mobil Penyiram PT MAM, Mobil Pemadam Kecamatan Tering, unsur TNI, serta masyarakat setempat kemudian bergabung melakukan pemadaman. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait