Rumah Kos di Purworejo Tering Terbakar, 1 Unit Motor Hangus dan Mobil Minibus Terdampak
Petugas damkar melakukan pendinginan kebakaran rumah kos di Kutai Barat, Minggu (7/6/2026).-istimewa-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM– Kebakaran menghanguskan satu unit rumah kos di RT 2 Kampung Purworejo, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Minggu, 7 Juni 2026.
Sebanyak 5 unit armada pemadam kebakaran dari 3 posko berbeda untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Tim yang diterjunkan terdiri atas 1 unit dari Posko Tering, 3 unit dari Posko Linggang Bigung, serta 1 unit dari Posko Barong Tongkok.
Koordinator Lapangan Damkar Pos Kecamatan Linggang Bigung, Lukas menjelaskan, bahwa informasi awal diterima pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman personel serta armada ke titik kejadian.
BACA JUGA: Ekskavator Terbakar di Kampung Empas, Damkar Masih Selidiki Penyebab Kebakaran
“Laporan kami terima pada Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 09.37 Wita. Setelah menerima informasi dari warga, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit perjalanan,” ujar Lukas, saat dikonfirmasi Nomorsatukaltim.
Saat petugas tiba, api telah membakar bangunan rumah kos sehingga fokus utama adalah mengendalikan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran.
Setelah api berhasil dikuasai, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Meski penanganan telah selesai dilakukan, sumber api yang memicu kebakaran masih belum diketahui.
BACA JUGA: Pemkab Kubar Ingin Aset Daerah Lebih Produktif, Tak Sekadar Jadi Beban Pemeliharaan
“Setelah kegiatan pemadaman dan pendinginan selesai, kami belum bertemu dengan pemilik kos. Karena itu, dugaan penyebab kebakaran belum dapat kami pastikan,” katanya.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Seluruh penghuni dan warga sekitar dilaporkan dalam keadaan selamat.
Namun demikian, kebakaran menyebabkan kerugian material berupa kerusakan bangunan dan kendaraan yang berada di sekitar titik api.
“Korban jiwa tidak ada. Tetapi ada satu unit sepeda motor yang terbakar dan satu mobil minibus juga terdampak. Bagian belakang kendaraan Minibus itu terbakar sekitar 20 hingga 30 persen,” ungkap Lukas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
