Pemkab Kubar Percepat Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Bongan
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin memprioritaskan pembangunan infrastruktur di pedalaman.-Eventius Suparno-
KUBAR, NOMORSATUKALTIM –Peningkatan infrastruktur jalan menuju kawasan pedalaman Kecamatan Bongan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mengentaskan status kampung tertinggal.
Ruas Jalan Bongan–Gerunggung dinilai memiliki peran strategis karena menjadi akses utama bagi masyarakat di sejumlah kampung yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan konektivitas.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan pemerintah daerah terus berupaya memperkuat infrastruktur dasar sebagai fondasi pembangunan wilayah.
Menurutnya, akses jalan yang memadai akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari kemudahan transportasi hingga pertumbuhan ekonomi lokal.
“Hingga tahun 2026 masih terdapat tiga kampung berstatus tertinggal di Kecamatan Bongan, yaitu Kampung Deraya, Kampung Tanjung Soke, dan Kampung Gerunggung.
Karena itu, pembangunan akses jalan menuju wilayah tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujar Frederick, Sabtu (6/6/2026).
Ia menjelaskan, perubahan status Kampung Lemper menjadi kampung berkembang pada 2025 menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memberikan dampak nyata terhadap kemajuan wilayah.
Keberhasilan tersebut, lanjutnya, merupakan hasil kerja berkelanjutan yang dilakukan pemerintah dari waktu ke waktu.
BACA JUGA: Pemkab Kubar Ingin Aset Daerah Lebih Produktif, Tak Sekadar Jadi Beban Pemeliharaan
“Saya juga mengapresiasi kontribusi pemerintah daerah sebelumnya yang secara konsisten melakukan pembangunan sehingga Kampung Lemper dapat naik status menjadi kampung berkembang pada tahun lalu,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kutai Barat tahun 2025, jumlah penduduk yang bermukim di empat kampung dalam koridor jalan tersebut mencapai sekitar 759 jiwa.
Keberadaan akses jalan yang layak menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari sekaligus mempercepat distribusi barang dan jasa.
Frederick menuturkan, sesuai Surat Keputusan Jalan Kabupaten Tahun 2022, panjang ruas jalan yang menghubungkan Jalan Nasional Trans Kalimantan menuju Kampung Bukit Harapan Kilometer 88, Lemper, Deraya, Tanjung Soke hingga Gerunggung mencapai sekitar 45 kilometer.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
