UMKM Kutim Mulai Dipetakan jadi Pemasok Utama 100 Dapur MBG
Ketua Fraksi PKS DPRD Kutim Akbar Tanjung, Kadis Koperasi dan UMKM Kutim Marhadin, dan Ketua APPMBGI Kutim, Habibi.-Sakiya/Disway Kaltim-
KUTIM, NOMORSATUKALTIM – Pemkab Kutim mulai menyiapkan keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Caranya dengan lakukan pemetaan UMKM di seluruh Kutim agar dapat terhubung dengan kebutuhan bahan baku sekitar 100 dapur MBG, yang akan beroperasi di 18 kecamatan.
Program ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi para siswa.
Tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM sebagai bagian dari rantai pasok dapur MBG.
Ketua Fraksi PKS DPRD Kutin, Akbar Tanjung, menilai keberadaan dapur MBG harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas sektor usaha masyarakat.
Menurutnya, kebutuhan bahan pangan yang besar dari program tersebut dapat menjadi pasar baru bagi pelaku usaha lokal.
“Kami akan mendorong petani, peternak dan UMKM untuk lebih produktif dalam menyambut operasional dapur MBG di desa-desa,” ujarnya.
BACA JUGA:Siap-Siap, Operasi Patuh 2026 Segera Digelar, Pelanggaran Ini jadi Sasaran Razia
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas produksi penting dilakukan sejak dini agar kebutuhan bahan baku dapur MBG dapat dipenuhi dari daerah sendiri.
Dengan demikian, perputaran ekonomi akan lebih banyak dirasakan masyarakat Kutai Timur.
Selain itu, keterlibatan pelaku usaha lokal juga dinilai dapat membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Jika kebutuhan dapur dipenuhi dari hasil produksi daerah, potensi gangguan pasokan maupun lonjakan harga dapat ditekan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim, Marhadin, mengatakan pihaknya akan melakukan pendataan dan pemetaan UMKM yang tersebar di seluruh kecamatan.
BACA JUGA:Kutim Dapat Rapor Merah dari KPK, Skor SPI Jadi yang Terendah di Kaltim
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
