KPID Kaltim Periode 2026–2029 Dilantik, Seno Aji Minta Pengawasan Penyiaran Diperketat di Era Digital
Pelantikan anggota KPID Kaltim periode 2026–2029 di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (26/5/2026).-ist/diskominfo kaltim-
SAMARINDA, NOMORSATUKALTIM - Tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim periode 2026–2029 dilantik di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Selasa 26 Mei 2026.
Pelantikan dipimpin Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 100.3.3.1/K.28/2026 tentang Penetapan Anggota KPID Kaltim periode 2026–2029.
Setelah itu dilakukan pengambilan sumpah jabatan serta penandatanganan berita acara.
Tujuh komisioner yang dilantik yakni Agustan, Natalia Suzanty, Siska Sulianti, Awang Mohammad Jumri Syafi’i, Jerin, Daniel Abadi Sihotang dan Kasno.
Dalam sambutannya, Seno menyoroti perubahan lanskap informasi yang kini bergerak jauh lebih cepat dibanding beberapa tahun lalu.
Menurutnya, batas antara media penyiaran konvensional dan ruang digital semakin menyatu, sehingga pengawasan informasi ikut menghadapi tantangan baru.
“Kita hidup di era informasi yang bergerak sangat cepat, di mana batas antara media konvensional dan media digital semakin tipis,” ujar Seno.
Ia menjelaskan, masyarakat saat ini menerima informasi dalam jumlah besar hanya dalam hitungan detik.
Situasi tersebut membuat fungsi pengawasan tidak lagi sekadar melihat isi siaran, tetapi juga memperhatikan dampak informasi terhadap publik.
“Dalam situasi seperti ini, lembaga penyiaran dan lembaga pengawas penyiaran memiliki peran yang semakin penting."
"Apa yang ditonton, didengar, dan diterima masyarakat akan mempengaruhi cara berpikir, cara bersikap, bahkan cara masyarakat memandang suatu persoalan,” katanya.
Seno juga memberi pesan khusus kepada para komisioner baru agar menjaga independensi selama menjalankan tugas.
Ia menilai posisi KPID cukup strategis karena berada di antara kepentingan publik, industri media, serta dinamika perkembangan teknologi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
